KEMBALINYA TALIBAN, APA YANG TERJADI DENGAN AFGHANISTAN?

81

Jalan-jalan di pusat kota Kabul pada Senin, 16 Agustus 2021 yang cerah pun tampak sepi, karena penduduk yang terbangun memikirkan masa depan mereka. Kecepatan dan kekerasan Taliban menyapu pedesaan dan kota-kota pada minggu sebelumnya membuat militer dan pemerintah Amerika tidak berdaya. Penerbangan helikopter militer Amerika yang diatur dengan tergesa-gesa mengevakuasi kompleks Kedutaan Besar Amerika yang luas di Kabul, mengangkut diplomat Amerika dan pekerja Kedutaan di Afghanistan ke bandara militer Kabul.

Kejadian horor pun terjadi di bandara sipil sebelah, warga Afghanistan menangis ketika mereka memohon kepada pekerja maskapai penerbangan untuk menempatkan keluarga mereka pada penerbangan komersial keluar bahkan ketika sebagian besar dilarang terbang demi jalur pesawat militer. 

Wah, apa sih motif di balik strategi cemerlang Taliban ini? Kok bisa berhasil ya mengkudeta pemerintah hanya dalam 3 bulan di tahun 2021 ini, Kawans

CIKAL BAKAL TALIBAN

Terkurung di tengah-tengah daratan pegunungan Asia Tengah, Kerajaan Afghanistan berdiri di tengah ekspansi dan pengaruh-pengaruh negara dan kerajaan besar di sekelilingnya sejak tahun 1700an.  Menganut aturan kerajaan, Afghanistan tumbuh dan berkembang di bawah pimpinan oleh raja yang kebanyakan berasal dari etnis Pashtun yang mendominasi Taliban saat ini.

Pashtun adalah kelompok etnis terbesar di Afghanistan, tetapi dua kali lebih banyak daripada kerabat mereka yang tinggal di Pakistan. Ini diakibatkan oleh perbatasan yang dibuat pada saat pendudukan Inggris pada tahun 1893, dimana perbatasan tersebut menempatkan setengah dari kelompok etnis dominan Afghanistan, Pashtun, di bawah kekuasaan Inggris di tempat yang sekarang disebut Pakistan. Taliban, yang sebagian besar Pashtun, berkumpul kembali di Pakistan setelah invasi AS dan dibantu oleh beberapa pasukan keamanan Pakistan. 

Pada tahun 1973 seorang jenderal Afghanistan menggulingkan raja dan menyatakan dirinya sebagai presiden. Lima tahun kemudian, kelompok komunis Afghanistan membunuhnya dan merebut kekuasaan di Afghanistan. Selama hampir 50 tahun orang-orang di Afghanistan jelas sangat terbiasa dengan peristiwa atau gerakan pengkudetaan. Uni Soviet menginvasi tahun berikutnya untuk menopang kaum komunis, memicu perang gerilya selama satu dekade. 

Amerika Serikat lalu menyalurkan miliaran dolar melalui Pakistan ke pejuang mujahidin anti-Soviet dari seluruh dunia Islam termasuk jihadis Saudi, Osama bin Laden, dan mereka akhirnya memaksa Soviet untuk mundur. Inilah yang mungkin menarik, karna inilah cikal bakal dari Taliban. 

Baca Juga:  Ada apa dengan Bendera PBSI yang seharusnya Bendera Merah Putih yang berada di sana ?