Kendaraan Jadi Kinclong dengan Teknik Airbrush, Begini Tipsnya…

3). Pen Air Gas (Alat Penyemprot)

Pen  Air  Gas adalah ’jantung’ dari pembuatan airbrush. Tanpa alat ini pengecatan warna tidak akan terlaksana. Alat ini berfungsi untuk menyemprot cat atau warna dengan menggunakan tekanan udara yang berada di gagang atas atau pun bawah. Penggunaan alat ini harus lebih teliti karena bisa menimbulkan penempelan warna yang tidak sesuai.

4). Cat

Untuk pemilihan cat, biasanya identik menggunakan cat duco. Cat ini sangat cocok dalam  pembuatan teknik seni rupa. Cat tersebut juga bisa menyempurnakan hasil airbrush maka kualitas lebih baik dan tahan lama. Selain itu, pengrajin selalu menggunakan cat duco karena lebih awet dan lebih kinclong.

Setelah membahas peralatan yang digunakan dalam teknik airbrush, berikut cara-cara pembuatan dan tarif dari berbagai kategori. Cara pengerjaannya, pewarnaan bahan harus lebih menarik dan mengutamakan kreativitas yang bisa disukai pelanggan.

a). Masker

Sebelum Anda mengerjakannya, masker harus disediakan, karena proses pembuatan airbrush sangat berbahaya dan bisa mengganggu pernapasan. Sangat disarankan
untuk menggunakan masker yang telah dianjurkan oleh Keamanan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional.

b). Pembersihan Bahan

Pembersihan bahan yang ingin dicat harus menggunakan amplas supaya terlihat lebih
halus. Proses ini dibutuhkan agar cat lama yang menempel bisa dibersihkan terlebih dahulu untuk membantu proses pengerjaan menjadi lebih mudah.

c). Menentukan Motif

Pada tahap ini, teknik airbrush bisa terlihat menarik dan unik tergantung dari kreativitas pekerjanya. Biasanya pembuatan motif memiliki dua jenis, yaitu bentuk siku dan datar. Selain itu, kreativitas akan diuji saat menentukan motif atau pun sketsa. Untuk mempermudahnya, agar motif lebih menarik, tentunya harus mengikuti tren yang sedang booming. Anda bisa melihat referensi di sosial media atau pun internet.

d). Teknik Pewarnaan

Setelah menentukan motif atau pun sketsa yang diinginkan, tak kalah pentingnya mempelajari teknik pewarnaan. Dalam pewarnaan harus lebih teliti melihat sinkronisasi warna dan penimpaan warna yang diinginkan agar terhindar dari warna monoton. Motif atau sketsa harus sesuai dengan warna agar tidak terjadi penumpukan di satu warna saja.

e). Pengeringan Bahan

Setelah  melakukan pewarnaan, proses terakhir yaitu pengeringan warna. Namun sebelum itu, penyemprotan bahan dengan clear atau cat transparan harus dilakukan agar benda tetap berkilap dan gambar tidak terlihat pudar.

Budi pemilik usaha Airbrush di Jalan Pasar Merah, Gang Karya, Kecamatan Medan Area, Medan mengungkapkan skill utama yang dibutuhkan dalam teknik airbrush yaitu kreativitas.

Durasi pengerjaannya dipisah dalam beberapa kategori, di antaranya: untuk mobil dengan jenis grafis dan realis minimal 3 sampai 5 hari dengan tarif Rp8.000.000,00  – Rp13.000.000,00. Sedangkan untuk sepeda motor jenis grafis dan realis ditaksir sekitar
Rp1.000.000,00 – Rp1.500.000,00 dengan proses pengerjaan 3 sampai 4 hari. Selanjutnya, untuk helm, sepeda, dan benda lainnya, diperkirakan sekitar Rp350.000,00 – Rp700.000,00 selama 2 hingga 3 hari.

“Ada dua jenis yang dikerjakan yaitu grafis dan realis. Grafis adalah motif/garis/bidang, sedangkan realis adalah gambar. Yang paling susah dan rumit dikerjakan yaitu realis. Karena tergantung permintaan pelanggan, itu sebabnya harga jauh lebih mahal daripada grafis. Sebenarnya, proses pembuatannya tergantung bahan, ketika bahan telah tersedia, kita bisa langsung mengerjakannya. Namun, ketika bahan sulit ditemukan, itu yang bikin lama,” ucap Budi.