SKIN TREATMENT: BUKAN SUPERFISIAL MAUPUN ARTIFISIAL

Menanggapi fenomena dimana masyarakat bisa dengan mudahnya membeli produk-produk kecantikan secara online, atau mendapatkan skin treatment procedures di salon-salon kecantikan tanpa supervisi seorang dokter, dr. Margareth menekankan itu sangat berbahaya. Tindakan filler, botox dan segala bentuk injeksi hanya boleh dilakukan oleh seorang dokter. Jika tidak, konsekuensi buruk hingga penyumbatan aliran darah dan necrosis (busuk) bisa terjadi.

Masyarakat harus cerdas, jangan hanya mengejar harga yang lebih murah maka menghindari klinik-klinik estetika yang telah teruji. Tulang rawan artifisial untuk hidung, implan payudara dan lainnya yang dilakukan dengan menanamkan objek artifisial ke dalam wajah atau tubuh memang adalah ranah dokter bedah kecantikan. Namun, sebaiknya dihindari. Mencintai tubuh perlu dilakukan dengan cara merawat. 

“Mempercayakan penanganan estetika wajah pada seseorang itu adalah hal serius. Saya ke dr. Margareth karena dia hanya menyarankan prosedur-prosedur yang penting-penting saja. Segala prosedur dijelaskan terlebih dahulu, termasuk resikonya, seperti rasa sakit atau lebam-lebam yang akan muncul beberapa hari. Dan prosedur tanam benang yang dilakukan ke saya berhasil melebihi ekspektasi. Kulit terlihat lebih kencang dan glowing”, ujar Elsa Malona (Kover Magazine) saat di-interview seminggu setelah perawatan ke m.skinnic.