Mewujudkan Friendship Goals !

65

Medan, KoverMagz – Tidak selamanya hubungan persahabatan berjalan mulus. Dalam satu waktu, ada masanya saat hubungan persahabatan menemukan jalan yang berkelok-kelok dan membuat Anda merasa canggung untuk berada di antara sahabat. Seperti halnya hubungan cinta, persahabatan juga memiliki proses mengenal dan memahami karakter masing-masing orang. Seiring berjalannya waktu, seseorang akan mengenal segala hal tentang sahabatnya mulai dari sifat, watak, kelebihan, hingga kekurangan yang dimiliki mereka.

Namun, mencari sahabat yang setia bukanlah hal yang mudah, dibutuhkan usaha dari masing-masing orang untuk menjaga hubungan persahabatan. Mau tau caranya ? Ayo di simak baik-baik ya agar persahabatanmu tetap langgeng.

  • Jujur satu sama lain, Inti dari persahabatan adalah jujur satu sama lain, memiliki seseorang yang mampu mendukungmu seperti apa pun dirimu. Persahabatan yang didasari dengan kepura-puraan tak akan bertahan lama. Tak ada rahasia yang disembunyikan.
  • Jadi Pendengar Yang Baik, Sahabat juga menjadi salah satu wadah untuk menceritakan keresahan dan masalah yang sedang dihadapi seseorang. Maka dari itu, jadilah pendengar yang baik untuk sahabat kamu. Hal ini tentu akan membuat hubungan persahabatan yang kamu miliki semakin dalam dan membangun kepercayaan satu sama lain.

  • Hilangkan Sifat Egois, Sifat egois menjadi salah satu sifat yang membahayakan sebuah hubungan persahabatan. Cobalah untuk menghilangkan sifat egois dari masing-  masing diri. Hal ini berarti egois dalam berbagai macam hal, mulai dari memaksakan kehendak sendiri, kurang menghargai pendapat orang lain, hingga tidak mau mengakui kesalahan yang sudah dilakukan.
  • Beri jeda waktu dan coba lagi, Jika ada pertengkaran tak ada salahnya bagi Anda untuk memberi jeda atau ruang bernapas kepada sahabat sebelum mencobanya memperbaikinya. Siapa tahu, baik Anda maupun sahabat, sesungguhnya membutuhkan jeda atau jarak sementara untuk kembali membangun hubungan persahabatan yang sehat. Psikolog Marisa Franco mengatakan bahwa persahabatan pasti memerlukan waktu untuk kembali normal setelah dilanda konflik. Perasaan tidak nyaman yang masih ada mungkin memerlukan perhatian lebih lanjut.

    “Jika masih canggung, ini mungkin menunjukkan bahwa tidak semua orang merasa didengarkan,” kata Franco.

  • Lupakan Perasaan Cemburu, Pernah merasa cemburu karena sahabat punya teman dekat lain? Perasaan disisihkan akan merusak persahabatanmu. Tentu saja ia berhak punya teman lain, dan akan lebih baik jika bisa mengenal dekat temannya.

  • Sadari perubahan, Salah satu tantangan dalam persahabatan jangka panjang adalah ketika banyak orang terjebak pada nostalgia persahabatan masa lalu. Padahal, banyak hal yang berubah seiring waktu berjalan. Kondisi dan prioritas baru pasti akan mengubah seseorang. Lydia Denworth menyarakan Anda untuk mempertimbangkan pertemanan yang lebih santai. Tak semuanya harus sama seperti dahulu kala.

    “Tidak semua persahabatan bertahan seumur hidup, dan tidak apa-apa. Ahli biologi evolusi menemukan bahwa ikatan berkualitas tinggi membutuhkan tiga hal: bertahan lama, positif, dan kooperatif. Anda membutuhkan ketiganya,” jelas Denworth, dalam bukunya, Friendship: The Evolution, Biology, and Extraordinary Power of Life’s Fundamental Bond.

 

     Penulis : Annette Thresia Ginting

    Sumber : Berbagai Sumber