Halitosis Tak Berbahaya Namun Mengganggu Jika Dibiarkan  

524

Ia menambahkan jika sebenarnya banyak istilah yang digunakan untuk menyatakan bau mulut selain halitosis. Hanya saja istilah tersebut digunakan di dunia ilmiah (pendidikan), tidak di kalangan masyarakat sehari-hari. Istilah-istilah tersebut seperti fetor oris, fetor ex ore, napas tak sedap, oral malador, bad breath, dragon breath, dan jungle mouth.

Pahami Penyebab Temukan Solusi

Umumnya bau mulut disebabkan karena adanya masalah pada kesehatan gigi dan mulut. Oleh karena itu, menjaga kesehatan keduanya sangat penting. Namun tak menutup kemungkinan disebabkan oleh gangguan kesehatan lainnya. “Belum tentu karena kebersihan saja, penyakit lain bisa menjadi penyebabnya. Misalnya pasien penderita maag dan sinusitis akut. Ini menjadi akumulasi dari penyakit lain,” jelasnya.

Beberapa penyakit yang bisa menyebabkan bau mulut:

Sinusitis

Sinusitis adalah radang pada dinding sinus yang umumnya disebabkan oleh infeksi virus flu akibat bakteri jamur, infeksi gigi, atau aktivitas merokok berkelanjutan. Sinusitis menghasilkan cairan kental yang jumlahnya berlebihan dan turun kembali ke tenggorokan saat menghembuskan napas sehingga membuka pintu bagi bakteri berkembang biak. Ini menyebabkan bakteri memenuhi mulut dan bau yang keluar pun tak sedap.

Baca Juga:  Mengenal Legenda Pemain Sepak Bola Amerika dan Aktor O.J. Simpson Yang Tutup Usia di 76 Tahun

Penderita sinusitis kebanyakan tidak menyadari jika sinusitis bisa menyebabkan bau mulut terutama saat berbicara karena mereka tidak bisa mencium dengan baik saat sinusitis sedang kambuh, akibatnya sering luput terdeteksi apakah memiliki bau mulut atau tidak.

Gangguan Saluran Pencernaan

Gangguan pencernaan paling umum adalah maag dan asam lambung. Jika keduanya sudah dalam tingkat akut bisa menyebabkan mulut berbau tak sedap. Saat terkena penyakit asam lambung, lingkaran otot bawah esofagus menjadi tidak berfungsi menyebabkan asam lambung keluar dari lambung kemudian naik kembali menuju esofagus bahkan ke mulut. Asam yang naik sampai ke mulut dan tertinggal inilah mengeluarkan bau tidak sedap.

Masalah pada saluran pencernaan lain yang sering terjadi di masyarakat adalah sembelit atau masalah pada usus. Seringkali ini menyebabkan aroma makanan yang baru disantap kembali ke mulut. Terjadi karena ketidakseimbangan antara bakteri baik dan jahat dalam perut hingga makanan tidak dicerna dengan baik.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/kovermag/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353