BALADA LAPTOP MERAH PUTIH “GAWEAN” PEMERINTAH INDONESIA

114

PROGRAM LAPTOP MERAH PUTIH, LAPTOP BUATAN DALAM NEGERI

Pada 22 Juli lalu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan bahwa pemerintah saat ini tengah menginisiasi proyek komputer jinjing (laptop) buatan anak bangsa yang memiliki nama, ‘Laptop Merah Putih.’ Pak Luhut juga mengatakan bahwa proyek ini didasari atas keinginan menaikkan penggunaan produk dalam negeri. “Pemerintah berupaya memperkuat kemampuan riset dalam negeri untuk mendorong pembuatan laptop dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri atau TKDN.  mulai dari desain hingga pengembangannya,” ujar Bapak Luhut dalam konferensi virtual, Kamis (22/7). 

“Saya kira elok kalau ini sudah mulai bisa diluncurkan karena dengan jumlah pembelian tadi peningkatan penggunaan produk TIK dalam negeri pada bidang pendidikan senilai Rp17 triliun selama beberapa tahun, saya kira sudah bisa dibangun industri sendiri,” tambah Pak Luhut. Luhut juga mengatakan bahwa sekiranya program yang tengah diinisiasi ini memiliki dampak nantinya dimana rakyat tidak melulu konsumtif untuk mengimpor produk dari luar negeri.

“Pemerintah mengalokasikan Rp2,4 triliun untuk dana alokasi khusus pendidikan tahun 2021 di tingkat provinsi, kabupaten/kota untuk pembelian 240.000 laptop,” kata Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim, Kamis (22/7/2021). 

Perlu diketahui, salah satu vendor lokal yang dilibatkan dalam pengadaan laptop ini adalah PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX). Laptop ini akan menjadi laptop pertama yang diproduksi oleh pemerintah Indonesia. Zyrex dikabarkan telah menerima pesanan 165 ribu unit laptop senilai Rp700 Miliar dan siap untuk memenuhi kebutuhan laptop dalam negeri senilai Rp17 Triliun sampai tahun 2024. 

Beberapa perusahaan teknologi lain yang siap membantu pengerjaan dan memasok Program Merah Putih adalah PT Tera Data Indonusa, dan PT Supertone, PT Evercoss Technology Indonesia, PT Bangga Teknologi Indonesia, dan PT Acer Manufacturing Indonesia. Selain itu, beberapa perguruan tinggi ternama di Indonesia juga telah diajak untuk bekerja-sama dengan tim industri untuk dapat membuat konsorsium yang nantinya akan mengerjakan Program Merah Putih. Nama-nama perguruan tinggi tersebut adalah Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Selain memproduksi laptop, rencananya juga akan memproduksi tablet merah putih yang diharapkan digunakan untuk kepentingan sektor pendidikan.

Baca Juga:  Berpenghasilan Tertinggi, 6 Selebriti ini Sukses Menjadi YouTuber