6 Jajanan Tradisional Khas Pulau Bali

126

Jalan-jalan sembari berwisata kuliner menjadi paket komplit yang tentunya tidak bisa dipisahkan tatkala sedang liburan. Ya, apalagi bila tempat yang dituju adalah Pulau Dewata alias Bali. Ya, Bali atau yang kerap dijuluki dengan sebutan Tanah Lot ini sudah sangat terkenal di seluruh pelosok dunia.

Selain menyediakan destinasi wisata yang indah nan mengagumkan, namun juga kaya akan keunikan budaya, tradisi dan hal-hal lainnya yang mampu membuat siapa saja berdecak kagum.

Tak sampai disitu, Bali juga memiliki jajanan tradisional khas yang sangat unik dan mampu menggugah selera. Penasaran seperti apa jajanan tradisional khas kuliner Pulau Dewata tersebut ? Berikut ini, Tim Kover Magazine telah merangkumnya ke dalam enam Jajanan Tradisional Khas Pulau Bali!

1. Pisang Rai

Pisang rai merupakan jajanan tradisional khas bali yang sangat mudah dijumpai dimana – mana, khususnya di pasar-pasar tradisional bali. Dengan terbuat dari bahan-bahan sederhana berupa pisang, parutan kelapa dan gula merah mampu menghasilkan cita rasa yang manis dan legit di lidah. Selain itu, Pisang rai juga memiliki harga yang cukup bersahabat loh dikantong. Tak heran bila banyak wisatawan yang menjadikannya sebagai kudapan sarapan ataupun teman minum teh di sore hari. Bila ingin dipasangkan dengan secangkir kopi, juga tak kalah nikmat loh.

2. Rujak Kuah Pindang

Sekilas memang mirip dengan rujak pada umumnya. Namun nyatanya cukup berbeda loh. Pasalnya, rujak kuah pindang khas bali ini bukanlah terbuat dari bumbu rujak biasa. Rujak Kuah Pindang merupakan jajanan tradisional khas bali yang dibuat dari potongan berbagai jenis buah seperti bengkoang, nanas, pepaya, mangga muda dan kedondong dengan kuah dari kaldu ikan pindang, garam, terasi goreng  cabe rawit, asam manis jawa dan gula merah.

Kuah inilah yang kemudian menjadikannya berbeda dengan rujak di tempat lain. Rasa Segar dan gurih akan didapatkan begitu menyantap rujak kuah pindang. Untuk harga, tak perlu khawatir. rujak kuah pindang dipatok dengan harga sekitar 15 ribu hingga 30 ribu. Jajanan tradisional khas bali ini sangat mudah ditemukan dan cocok disantap di siang hari.

3. Rujak Bulung

Selain rujak kuah pindang, di Bali juga ada jajanan tradisional berupa rujak yang cukup unik. Rujak Bulung namanya. Terbuat dari rumput laut, dengan bentuknya yang mirip seperti ranting dan teksturnya yang kenyal mampu menjadikan rujak buluk sebagai jajanan tradisional yang cukup digemari oleh masyarakat bali maupun wisatawan.

Kuah rujak bulung juga bisa dikatakan hampir serupa dengan rujak kuah pindang ya. hal ini lantaran bahan-bahannya yang terdiri dari perpaduan kuah pindang, cabe rawit, parutan kelapa bakar dan parutan lengkuas. Selain menghasilkan rasa yang manis dan pedas di lidah, rujak bulung juga dapat membuat ketagihan. Jajanan yang satu ini juga biasanya dijajalkan dengan tarif terjangkau yakni sekitar Rp. 30.000 per porsinya.