
Polyester adalah bahan tekstil yang terbuat dari serat sintetis. Serat ini dibuat dari senyawa kimia, ethylene glycol, dan asam tereftalat, yang dikombinasikan dengan polyethylene terephathalate (PET) yang berasal dari minyak bumi (petroleum). Polyester termasuk salah satu kain yang populer dan dijadikan material kain andalan untuk beragam produk fashion. Contohnya saja seperti kaos, hoodie hingga kemeja. Selain karena harganya murah, ia juga nyaman digunakan dan mudah menyerap keringat.
Saat ini, polyester mendominasi lanskap mode dan tekstil, menyumbang hampir 57% dari produksi serat global. Daya tariknya yang luas terletak pada kepraktisannya, yaitu ringan, tahan kerut, cepat kering, dan harganya terjangkau. Dari pakaian olahraga berkinerja tinggi hingga perabot rumah tangga dan pakaian fashion yang dibuat sesuai pesanan, polyester terus membuktikan bahwa fungsionalitas dan gaya dapat berjalan beriringan.
Polyester dikenal dengan banyak kelebihan yang menjadikannya bahan pilihan di banyak sektor. Berikut adalah penjelasan lebih dalam mengenai kelebihan dan kekurangan bahan poliyester:
Kelebihan Bahan Polyester
Bahan polyester menghadirkan sejumlah kelebihan yang membuatnya banyak digunakan dalam berbagai produk, termasuk pakaian dan tekstil. Beberapa kelebihan kain ini adalah sebagai berikut:
Tahan Lama
Selain fleksibel, kain polyester juga terkenal kuat dan tahan lama. Bahan ini tidak mudah menyusut, berkerut, atau berubah bentuk meski dicuci berkali-kali. Daya tahannya yang tinggi membuat polyester menjadi bahan favorit untuk pakaian maupun perlengkapan rumah tangga yang membutuhkan usia pakai panjang.
Tidak Mudah Kusut
Bagi ZALORAns yang aktif bergerak, polyester menjadi pilihan tepat karena tidak mudah kusut meskipun dipakai seharian. Karakteristik ini membuat penampilan tetap rapi tanpa perlu sering-sering disetrika, sehingga sangat praktis untuk gaya hidup modern yang serba cepat.
Mudah dirawat
Pakaian dari polyester sangat mudah dirawat dan cepat kering, sehingga tidak memakan waktu yang lama untuk dicuci dan digunakan lagi.
Tahan terhadap sinar UV
Bahan ini tahan terhadap sinar UV, sehingga cocok untuk digunakan dalam pakaian outdoor yang sering terkena sinar matahari.
Serat yang Lentur namun Tahan Lama
Polyester dikenal memiliki serat yang lentur sehingga nyaman digunakan dalam berbagai produk tekstil. Meski lentur, kain ini tidak mudah melar, sehingga bentuknya tetap terjaga meskipun dipakai berulang kali.
Inilah yang membuat polyester banyak digunakan dalam pembuatan pakaian sehari-hari maupun perlengkapan rumah tangga seperti selimut dan sprei. Dengan karakteristik tersebut, produk berbahan polyester bisa dipakai dalam jangka panjang tanpa cepat rusak.
Anti Jamur dan Bakteri
Salah satu keunggulan dari polyester adalah sifatnya yang tahan terhadap jamur dan bakteri. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok digunakan untuk produk yang sering bersentuhan dengan tubuh dan berada di area lembab, seperti bantal, guling, sarung, atau selimut. Tidak heran jika polyester sering dipilih sebagai material utama untuk perlengkapan tidur karena lebih higienis dan aman.
Tahan Air dan Cepat Kering
Polyester termasuk bahan yang memiliki sifat water-resistant, sehingga tidak mudah menyerap air. Pakaian atau perlengkapan outdoor dari polyester akan lebih cepat kering setelah dicuci maupun setelah terkena hujan. Karena itulah, bahan ini sering digunakan untuk membuat produk luar ruangan seperti jas hujan, jaket parka, tenda, hingga payung.
Mudah Dibersihkan
Kain polyester tidak hanya mudah diwarnai, tetapi juga mudah dicuci. Bahkan setelah dicuci berulang kali, warnanya tetap cerah dan bentuknya tidak berubah. Agar hasilnya lebih optimal, polyester sering dipadukan dengan bahan lain seperti katun sehingga menghasilkan kain dengan karakteristik gabungan yang lebih baik.
Elastisitas yang Baik
Meski tidak melar berlebihan, polyester memiliki elastisitas yang cukup baik. Artinya, setelah ditarik atau direnggangkan, kain ini bisa kembali ke bentuk semula. Hal ini memberikan kenyamanan ekstra karena pemakainya tetap leluasa bergerak.
Kekurangan Bahan Polyester
Selain memiliki banyak kelebihan, polyester juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli produk yang terbuat dari bahan ini:
Tidak menyerap keringat dengan baik
Salah satu kelemahan utama dari kain polyester adalah sifatnya yang tidak begitu baik dalam menyerap keringat. Ketika dipakai di cuaca panas atau dalam aktivitas yang membuat tubuh banyak berkeringat, kain ini cenderung menahan panas tubuh sehingga terasa gerah.
Keringat yang tidak terserap dengan baik membuat kain menempel di kulit dan menimbulkan rasa kurang nyaman. Oleh karena itu, untuk mengurangi masalah ini, kain polyester sering kali dipadukan dengan bahan lain seperti katun agar bisa lebih menyerap keringat dan tetap nyaman dipakai, khususnya pada pakaian olahraga.
Tidak ramah lingkungan
Dari sisi lingkungan, polyester memiliki reputasi yang kurang baik. Proses produksinya membutuhkan energi yang cukup besar dan menghasilkan emisi gas rumah kaca yang berkontribusi pada pemanasan global.
Selain itu, polyester terbuat dari serat sintetis yang sulit terurai secara alami. Akibatnya, limbah polyester bisa mencemari lingkungan dalam jangka waktu yang panjang, sehingga dianggap kurang ramah terhadap ekosistem.
Mudah terbakar
Dibandingkan beberapa bahan alami seperti katun atau linen, polyester termasuk jenis kain yang cukup mudah terbakar. Sifat ini menjadi risiko tersendiri, terutama jika pakaian atau produk berbahan polyester berada terlalu dekat dengan sumber api atau peralatan listrik yang menghasilkan panas tinggi. Karena itu, pemakaian polyester membutuhkan perhatian ekstra dalam hal penyimpanan maupun penggunaannya agar tetap aman.
Berpotensi Menyebabkan Iritasi pada Kulit
Polyester merupakan bahan sintetis yang dihasilkan dari proses kimia. Hal ini membuat beberapa orang, terutama yang memiliki kulit sensitif, rentan mengalami reaksi negatif saat mengenakan pakaian dari polyester.
Gejalanya bisa beragam, mulai dari rasa gatal, ruam kemerahan, iritasi, hingga rasa panas pada kulit. Bahkan pada orang yang memiliki alergi tertentu, efek sampingnya bisa lebih parah sehingga polyester bukan pilihan ideal bagi mereka.
Mudah Menyerap Bau
Kelemahan lain dari polyester adalah sifatnya yang mudah menyerap bau, terutama bau keringat. Hal ini membuat pakaian berbahan polyester lebih cepat berbau tidak sedap meskipun baru beberapa kali dipakai. Agar tetap segar, pakaian dari polyester biasanya perlu dicuci lebih sering dibandingkan dengan bahan lain, sehingga perawatannya bisa sedikit lebih merepotkan.
Bahan polyester adalah salah satu jenis serat sintetis yang paling banyak digunakan di dunia, dengan berbagai kelebihan seperti daya tahan yang tinggi, perawatan yang mudah, dan biaya produksi yang rendah. Meskipun memiliki beberapa kelemahan, seperti kurang bernapas dan kurang ramah lingkungan, polyester tetap menjadi pilihan utama di banyak industri karena sifatnya yang serbaguna dan fungsional. Dengan inovasi terus-menerus dalam teknologi tekstil, polyester terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin luas.


