Tips Jitu Dalam Memilih Saham IPO Untuk Pemula

Tips Jitu Dalam Memilih Saham IPO Untuk Pemula
Tips Jitu Dalam Memilih Saham IPO Untuk Pemula

Saham IPO menjadi salah satu jenis saham yang tak pernah sepi peminat. Banyak pemula yang berbondong-bondong ke saham tersebut lantaran mengganggap bahwasanya saham IPO berpotensi mendatangkan keuntungan yang besar layaknya saham-saham yang lain. Tak heran, bila karena itu pula, banyak pemula yang mencari tips jitu dalam memilih saham IPO. 

IPO alias Initial Public Offering ialah kondisi di mana suatu perusahaan atau emiten menjual sebagian sahamnya pada publik atau masyarakat umum secara terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Lebih singkatnya, melalui IPO ini, sobat kover yang ingin berinvestasi bisa membeli saham dan memiliki saham perusahaan tersebut. 

Adapun tujuan dari IPO itu sendiri yaitu untuk mendapatkan sejumlah pendanaan atau modal segar dari para investor. Dana inilah yang nantinya akan perusahaan gunakan untuk mengembangkan bisnis perusahaan maupun membiayai segala kebutuhan perusahaan. Kendati begitu, tidak semua saham IPO yang dapat mendatangkan untung. Ada pula beberapa saham IPO yang justru dapat merugikan anda. Maka dari itu, agar hal ini tak terhadi, ada baiknya anda mengetahui tips- tips jitu dalam memilih saham IPO. 

Lantas, Apa saja tips-tips tersebut? Pada artikel ini, Tim kovermagz telah merangkumnya untuk anda. Tips-tips ini kami buat berdasarkan sumber-sumber terpercaya. Simak ulasannya!

1. Perhatikan Prospektus Perusahaan

Tips jitu pertama dalam memilih saham perusahaan yang akan IPO ialah memperhatikan prospektus keuangan perusahaan terlebih dahulu. Biasanya, prospektus tersebut akan di terbitkan sebelum perusahaan melakukan go public. Prospektus perusahaan ini nantinya akan berisi  histori usaha, sektor usaha hingga prospek bisnis yang emiten geluti. Bahkan laporan keuangan perseroan secara mendetail. Laporan keuangan sangat penting untuk investor cermati sebelum membeli saham IPO, mulai dari pertumbuhan laba, neraca, hingga kondisi arus kas yang emiten alami. 

2. Analisis Faktor Fundamental Perusahaan

Perlu sobat kover ketahui, perusahaan atau emiten yang akan melantai di bursa efek biasanya cenderung akan menawarkan harga saham yang lebih murah demi menarik minat investor. Untuk itu, jika investor pemula ingin membeli saham IPO, ada baiknya menganalisa faktor fundamental perusahaan tersebut. 

Apabila saham yang dijual terlalu murah, bisa jadi fundamental perusahaan tersebut kurang bagus. Begitu pula dengan sebaliknya. Selain itu, investor pemula juga bisa menggunakan rasio-rasio sederhana dalam menentukan saham pilihan. Mulai dari price earnings ratio (PER) dan <