“Saya merasa kurang bebas untuk merawat orang banyak contohnya ada anak sakit flu, saya seharusnya bisa kasih obat flu tapi saya nggak bisa kasih. Ada yang datang mau berobat, saya juga bisa merawat. Saya merasa nggak bisa bebas karena kontrak. Seakan-akan saya tidak menjadi dokter. Jadi saya memutuskan resign,” ujarnya.
Setelah resign dari Natasha Skin Care, dokter Beni bekerja di Rumah Sakit Mata Sumatera Eye Centre pada Januari 2013 hingga September 2014 menjabat sebagai Kepala Bagian Umum dan Administrasi Legal. Saat itu dokter Beni sudah menyelesaikan pendidikan Studi Magisternya di Universitas Sumatera Utara. Atas kepiawaian dirinya mengelola Rumah Sakit tersebut, dirinya mendapat tawaran oleh teman sejawatnya untuk mengelola Rumah Sakit Sarah. Mendapat tawaran itu, dokter Beni tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada.
Bangkitkan Rumah Sakit Sarah
Tidaklah mudah menjabat sebagai Medical Services Manager Rumah Sakit Sarah karena tanggungjawab yang diemban sungguh besar mengingat Rumah Sakit Sarah sudah mulai menurun popularitasnya. Rumah Sakit Sarah yang dikenal bagus dan selalu dipergunakan oleh orang-orang penting saat itu mengalami collapsedan dibeli kepemilikannya oleh beberapa teman sejawat dokter. Runtuhnya eksistensi Rumah Sakit Sarah menjadi tantangan tersendiri bagi dokter Beni Satria membenahi RS Sarah menjadi lebih baik.
“Jadi Rumah Sakit Sarah sempat collapse dan beberapa teman sejawat dokter memutuskan untuk membeli RS Sarah ini. Saat itulah saya diberi tawaran bekerja untuk mengelolanya. Ini menjadi tantangan bagi saya, sebab dahulu tempat ini terkenal dan digunakan oleh orang-orang terkenal seperti Olo Panggabean dan beberapa pejabat penting,” ujar dokter Beni.
Diakuinya di bawah pengelolaannya beberapa fasilitas mulai menjadi lebih baik seperti ruangan khusus bagian dokter, lift dan taman telah disediakan untuk kenyamanan. Ketekunannya membenahi Rumah Sakit Sarah memberikan buah yang manis. Kurang lebih satu tahun menjabat sebagai Medical Services Manager, dokter Beni diberi kepercayaan sebagai Direktur Rumah Sakit Sarah. Hasil tidak akan mengkhianati proses.


