Lalu Lorenzo yang merupakan rekan setim Rossi yang dapat memberikan tekanan sampai membuatnya layak sebagai rival. Sejak MotoGP 2008, Lorenzo terus menekan Rossi dan merebut tiga gelar juara dunia MotoGP hingga 2016.
Mendapatkan pesan dari rival lamanya benar-benar membuat Rossi senang. Ia mendapatkan pesan penyemangat dari banyak yang berada di berbagai belahan dunia. Hal itu diakui Rossi semakin membuatnya semangat untuk menutup tahun terakhirnya di MotoGP dengan baik. Ia pun akan berusaha mengakhiri paruh kedua MotoGP 2021 dengan baik.
Sayangnya keinginan tersebut tak sejalan dengan hasil yang didapatkan Rossi di hari pertama sesi latihan bebas MotoGP Styria 2021 pada Jumat 6 Agustus 2021. Rossi hanya bisa finish di urutan 16 pada sesi pertama dan berada di posisi ke-22 pada sesi latihan bebas kedua.
GRAZIE VALE!
Karier Rossi meroket pada rentang waktu yang dominan dari 2001-2005, yang membuatnya meraih lima gelar dunia berturut-turut bersama Honda dan Yamaha.
Dua gelar lagi menyusul dengan partnershipnya bersama Yamaha pada 2008 dan 2009, dan lalu Yamaha pun kembali membantu merevitalisasi karirnya dengan tiga runner-up selesai 2014-2016 setelah perjalanan gagal dengan tim asal negara kebangsaanya, Ducati, selama dua musim.
Dia akan pensiun sebagai legenda otomotif setelah mengumpulkan kemenangan terbanyak, runner-up dan ketiga terbanyak, podium terbanyak, poin terbanyak, dan karir MotoGP terlama. Warisan Rossi akan bertahan lama setelah karirnya, juga, setelah mendirikan Akademi VR46, yang telah terbukti berhasil membangun jalur untuk pembalap hebat Italia berikutnya, setelah melihat lulusan Franco Morbidelli dan Pecco Bagnaia sudah membalap di Moto GP.
Atas semua peninggalan dan perjalanan luar biasa juga aksi yang mampu membuat seluruh mata dunia takjub, maka dari itu kata-kata yang bis akita berikan kepada The Doctor adalah, GRAZIE VALE!
SOURCE : MotoGP, CNBC, Okezone.com



