
Kayu manis merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang biasa digunakan sebagai bumbu dalam berbagai jenis makanan karena memiliki aroma dan rasa yang enak. Selain menambah rasa dan memiliki aroma yang sedap, kayu manis ternyata memiliki berbagai manfaat untuk tubuh.
Penggunaan kayu manis terutama pada bagian kulit batangnya telah menjadi praktik tradisional dalam bumbu masakan dan pengobatan. Kayu manis memiliki kandungan protein, karbohidrat, serta vitamin (A, C, K, B3) dan mineral seperti kalsium, zat besi, magnesium, mangan, fosfor, sodium, zinc, dan kolin.
Kayu manis memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan rempah-rempah lain. Simak disini untuk penjelasan lebih lanjutnya mengenai manfaat kayu manis untuk kesehatan :
Mendukung Program Penurunan Berat Badan
Banyak orang mencari cara alami untuk mendukung program diet mereka. Salah satu bahan yang cukup sering dibahas adalah kayu manis karena potensinya dalam membantu mengelola berat badan.
Berdasarkan ulasan dan analisis penelitian tahun 2022 yang dipublikasikan di PubMed Central, suplementasi kayu manis berpotensi membantu menurunkan indeks massa tubuh atau BMI serta berat badan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa rempah ini mungkin memiliki peran dalam mendukung program penurunan berat badan.
Meski begitu, para peneliti juga mencatat bahwa efek tersebut lebih terlihat pada konsumsi sekitar 3 gram atau lebih per hari. Karena beberapa jenis kayu manis, khususnya Cassia, mengandung coumarin yang cukup tinggi, konsumsi berlebihan tidak disarankan karena dapat mempengaruhi kesehatan hati.
Mengontrol gula darah
Manfaat kayu manis yang pertama adalah kemampuannya mengontrol gula darah. Hal ini dikarenakan kayu manis mengandung antioksidan yang bisa membantu mengontrol tingkat gula darah. Selain itu, kayu manis juga membantu proses pencernaan setelah makan dan membantu memperbaiki respon insulin pada pasien diabetes tipe 2. Satu gram kayu manis saja diketahui bisa menurunkan tingkat gula darah, trigliserida, kolesterol buruk, dan kolesterol total pada pasien diabetes.
Menurunkan kolesterol
Kayu manis mengandung kalsium, serat, dan banyak mineral seperti mangan. Oleh karena itu, kayu manis sangat cocok untuk kesehatan pencernaan, usus, serta melindungi dari penyakit jantung dan kolesterol. Kalsium dan serat pada kayu manis juga membantu menghilangkan garam pada tubuh dan mencegah kanker usus. Tidak hanya itu, manfaat kayu manis juga bisa mengobati konstipasi karena kandungan seratnya.
Membantu Meningkatkan Sensitivitas Insulin
Pernah mendengar istilah resistensi insulin, Beauties? Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak merespons hormon insulin secara optimal sehingga kadar gula darah menjadi lebih sulit dikendalikan.
Studi berjudul Prospective Nutraceutical Effects of Cinnamon Derivatives Against Insulin Resistance in Type II Diabetes Mellitus—Evidence From the Literature menunjukkan bahwa kayu manis berpotensi membantu mengurangi resistensi insulin. Dengan kata lain, tubuh dapat memanfaatkan insulin dengan lebih baik untuk mengatur kadar gula darah.
Meski penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan, temuan ini cukup menarik karena insulin memiliki peran penting dalam mengatur energi dan metabolisme. Karena itulah, banyak orang mulai melirik kayu manis sebagai bagian dari pola makan yang lebih sehat.
Mencegah kanker
Kayu manis mengandung senyawa aktif seperti kumarin, kaneelaldehida, dan eugenol yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Senyawa-senyawa ini dapat membantu melawan kerusakan oksidatif pada sel-sel dan meredakan peradangan, yang berkontribusi pada pencegahan perkembangan kanker.
Mengatasi diare
Kayu manis memiliki sifat antimikroba, antiviral, dan antijamur yang dapat membantu melawan infeksi yang menyebabkan diare. Selain itu, sifat antiinflamasi kayu manis membantu mengurangi peradangan dalam saluran pencernaan yang sering terjadi akibat diare.
Penyakit saluran pencernaan
Kayu manis juga dapat memberikan manfaat dalam mengatasi beberapa penyakit yang terkait dengan saluran pencernaan. Sifat antiinflamasi dan antimikroba kayu manis dapat membantu meredakan peradangan dan melawan infeksi pada kondisi seperti gastritis (peradangan pada dinding lambung) dan kolitis (peradangan pada usus besar).


