Viral Blast Global adalah perusahaan robot trading yang berada di bawah Smartacatar.co Ltd dan berpusat di Thailand.
Sejauh ini polisi telah memeriksa 32 orang sebagai saksi. Rinciannya, saksi korban investasi bodong sebanyak 12 orang, saksi staf Viral Blast sebanyak empat orang, saksi exchanger sebanyak lima orang, saksi perusahaan transfer dana kripto sebanyak empat orang, saksi pembelian aset sebanyak dua orang, saksi dari Bank BCA sebanyak satu orang, dan saksi lainnya sebanyak tujuh orang.
“Total saksi yang telah dilakukan pemeriksaan untuk diambil keterangannya sampai saat ini sebanyak 35 orang,” ujar Karo Penmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers, Kamis (12/5/2022).
Tersangka dalam kasus ini telah ditetapkan oleh polisi sebanyak tiga orang, yakni RPH, ZH dan MU. Sejumlah barang bukti telah disita, di antaranya Rp 22.945.000.000 dengan rincian 20 Miliar uang tunai dari tersangka, 1,5 Miliar dari tiga klub sepakbola di Indonesia, dan 45 juta dari exchanger atas nama S.
“Kemudian uang tunai 1,4 miliar yang merupakan DP uang (mobil) Mercy tersangka RPW dari dealer Mercy Surabaya. Selain uang tunai, ada aset sebanyak sembilan unit dengan rincian mobil sebanyak 5 unit, kemudian rumah dua unit, dan apartemen One Icon dua unit,” jelasnya.
Penulis : Ikbar Sinaga Editor : Nia Veronica Malau



