Gejala Empty Sella Syndrome
Umumnya, Penderita empty sella syndrome tidak mengalami gejala apa pun, sehingga sering kali sulit terdeteksi. Gejala baru muncul ketika kelenjar pituitari mengalami penyusutan yang mana akan memicu ketidakseimbangan hormon dalam tubuh.
Maka dari itu, setiap penderita empty sella syndrome bisa merasakan gejala yang berbeda-beda tergantung pada hormon yang memengaruhinya. Berikut beberapa gejala dari empty sella syndrom yang kerap muncul:
- Sakit Kepala Kronis
- Kelelahan sepanjang waktu
- Penurunan kualitas penglihatan
- Mata menjadi kering
- Tekanan darah tinggi
- Penurunan gairah seksual
- Interfilitas
- Keluar cairan jernih dan tidak berbau dari hidung
- Gangguan menstruasi pada wanita
- Impotensi pada pria



