JUNOT HUTABARAT: HASRAT DALAM ULOS

240

Medan, KoverMagz –  Junot Hutabarat, pria berdarah batak berusia 30 tahun asal Medan yang tim Kover temui adalah salah seorang desainer fesyen yang mengangkat kain khas Indonesia, khususnya ulos sebagai trademark dari rancangannya. Passion-nya pada dunia fashion dan hasratnya dalam ulos sudah terlihat jelas sejak Kover mengangkat profile-nya beberapa tahun silam, kala itu ia masih belum tamat dari pendidikan tata busananya.

MENGAPA ULOS?

Hasratnya yang terpilih dalam ulos berawal dari masa kecilnya ketika Junot menyaksikan ibunya yang merupakan seorang penenun ulos di Tarutung, Tapanuli Utara. Keindahan ulos itu terlihat dari proses pemilinan benang, penyesuaiannya ke motif yang diinginkan sampai akhirnya selembar ulos itu tercipta. Hal inilah yang pada akhirnya mendorong Junot untuk memutuskan akan menggeluti dunia fashion dengan fokus pada bahan dan corak ulos batak, dengan melanjutkan studinya ke Universitas Negeri Medan jurusan Tata Busana.

Sejak berkecimpung di dunia fesyen, Junot sudah berfokus pada unsur etnik yang kemudian dipadu-padankan hingga menjadi sebuah item fesyen yang modern. Tidak lain dan tidak bukan adalah untuk tetap menarik minat anak muda pada fesyen dan pastinya tanpa meninggal kebudayaan lokal yang ada di Indonesia. Karena bagi Junot, pemanfaatan kain etnik menjadi salah satu nilai yang bisa ditambahkan dalam suatu karya, dalam hal ini berupa pakaian yang bisa dikenakan.