Jangan Dianggap Remeh, Jarimu Bisa Membunuh

210

Penulis dan Fotografer Parada Al Muqtadir

Medan 8 Agustus,kovermagz.com | FILM Aib #Cyberbully akan dirilis pada tanggal 2 Agustus 2018. Dari kegiatan promosi off-air dan acara-acara di sekolah, antusias disambut siswa-siswa. Kampanye #StopBullying film Aib yang didukung Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), juga direspons positif para pimpinan sekolah. Pemain-pemain film AIB #Cyberbully bersama KPAI sudah mendatangi 26 sekolah yang tersebar di Jabodetabek, Semarang, Solo, Semarang, Yogya, Palembang. Tak kurang dari 11 ribu siswa juga bersepakat mendeklarasikan dan membuat petisi untuk menghentikan segala bentuk perundungan (bullying). “Komunikasi dua arah ini positif, penjelasan dan contoh-contoh bullying yang terjadi.Cukup membuat anak-anak ini akan berpikir tentang dampak dan akibat bullying,” jelas komisioner KPAI, Retno Listyarti, yang mendampingi pemain-pemain film AIB #Cyberbully ke sekolah-sekolah.

Yang sangat mengejutkan adalah keberanian yang muncul dari banyak siswa berbicara langsung dan menyampaikan bullying yang pernah mereka alami. Sebagaian cerita cukup membuat miris saat mereka mengalami bullying, persekusi, intimidasi, maupun ancaman. Korban meninggal juga dikisahkan seorang guru di SMU Semarang.

Kamis (27/7) pemain-pemain film AIB #Cyberbully – Shoumaya Tazkiyyah, Harris Illano, Michael Lie,Ade Ayu — mendatangi sekolah-sekolah di Medan dan Binjai, Sumatera Utara. Selain mempromosikan film, mereka bersama komisioner KPAI berkampanye #StopBullying. “Kampanye untuk hentikan kasus-kasus bullying dan mengajak siswa-siswa agar tidak menjadi pelaku atau pun korban pembullyan ini efektif. Tapi harus dilakukan intens dilakukan. Interaksi harus terus dibangun. Mereka ini (siswa SMU) merupakan usia paling rentan dalam menggunakan media sosial. Mereka mudah mengalami dan menjadi pelaku bullying,” ucap kepala sekolah SMU Poncol, di bilangan Senen, Jakarta Pusat.

Kisah film AIB #Cyberbully juga diangkat berdasarkan riset-riset yang dilakukan sutradara Amar Mukhi. Di antaranya adalah siswa bunuh diri di Bekasi, Jawa Barat. Juga korban pembullyan di SMU di Jatinegara, Jakarta Pusat. Ada juga diambil dari belasan ribu catatan korban dan laporan korban bullying yang diterima KPAI. “Dan semuanya sangat menyedihkan. Bikin miris. Kalau membacanya rasanya tidak percaya ini terjadi di Indonesia,” jelas Amar Mukhi, yang juga bertindak sebagai produser film AIB #Cyberbully.
Surya Films dan Anami Films, rumah produksi pembuat film AIB #Cyberbully berharap bahwa filmnya tidak hanya menjadi hiburan di dalam bioskop. Tapi moral story film bisa dipahami penontonnya. “Memang kami kemas sebagai film horor. Tapi ini bentuk metafora. Bahwa hantunya hadir dan melakukan balas dendam. Kami ingin mengatakan bahwa bullying, persekusi, intimidasi atau perbuatan jahat lain, akan dapat balasan. Karma atau balasan sekarang ini datangnya lebih cepat lho!” ungkap Amar.

Yang jelas film AIB #Cyberbully dikemas sangat unik, sangat rumit dalam proses produksi dan cerita dengan twist cerita menarik akan menjadi daya tarik film horor ini.

Mau tahu lengkapnya, nantikan rilis film AIB #Cyberbully di 2 Agustus 2018 nanti. Siapa tahu kisah korban bullying di film ini juga seperti kalian. Atau perbuatan bullying yang pernah kalian hentikan.

So, hentikan bullying, jangan dianggap remeh dan mudah melakukan bullying. Ingat jari kalian bisa
membunuh!

SINOPSIS FILM
AIB #CYBERBULLY

Berawal dari sebuah postingan hingga menimbulkan kekacauan dalam hidup mereka, dan berujung maut. Delapan sahabat — Angel, Bianca, Donna, Ciska, Sarah, Antoni, Bondan, Cupi — terjebak dalam permainan berujung kematian. Mereka saling meneror satu sama lain agar bisa terlepas dari jerat permainan sadis. Kematian yang tidak wajar membuat mereka stres dan bertindak semaunya saling menjatuhkan dan saling membuka AIB masing-masing. Apa yang mereka hadapi sekarang adalah balasan (karma) dari perbuatan mereka sebelumnya, tak mungkin bisa dicegah dan tak mungkin bisa dilawan. Mereka terkurung dalam satu masalah di tempat berbeda, dan tak tahu cara mengatasi masalah
mereka.

#StopBullying #JanganDianggapRemeh #JarimuMembunuh

(Surya Films & Anami Films)

Jangan Dianggap Remeh

Young Lex

Selalu dianggap remeh
Selalu dianggap sepele
Lo Bikin Gue Sakit
Lo Biarin Gue Sendiri
Semua Terasa Enggak Adil
Lo Tuh Cuma Iri
Semua Bisa lebih Baik
Gue masih harus bangkit
Gue masih harus bangkit
Gue masih harus bangkit
Gue masih harus tetap bangkit
Cari ilmu bukan cari musuh
Jadi Pintar bukan jadi rusuh
Mereka bikin gaduh, gua nggak bisa ngadu
Kalo bilang ke guru nanti gue diburu
Kaya tombol gue selalu ditekan
Bukan kain selalu jadi bahan
Ketawaan, Lawakan, Celaan
Lengkap hidup gue bukan komedi
Gue harus standup
Untuk Bisa melawan gue menolak jadi lemah
Pulang sekolah Cuma bisa nangis di rumah
Mereka Cuma iri, Cuma ngerti bully
Gue harus bangkit
Kita harus bangkit
Selalu dianggap remeh
Selalu dianggap sepele

Link Youtube OST JANGAN DIANGGAP REMEH
https://www.youtube.com/watch?v=hxoHWfnea5w