Berlangsung Meriah, Etnis Tionghoa Banjiri Vihara Gunung Timur Rayakan ‘Hungry Ghost Festival’

213

Penulis & Fotografer: Vicky Siregar

Sekitar ratusan etnis Tioghoa Medan berbondong-bondong membanjiri Vihara Gunung Timur dalam Hungry Ghost Festival (HGF), Kamis (15/8).  Dalam bangsa Tionghoa, agenda festival seperti ini biasa dilakukan setiap bulan ketujuh kalender Lunar (Zhong Yuan Jie), dan pesertanya setiap tahunnya selalu bertambah yang hadir  dikarenakan bertambahnya orang meninggal dikalangan keluarga mereka.

Vihara yang berada di Jl. Hang Tuah No.16, Madras Hulu, Kec. Medan Polonia ini memang selalu menjadi pusat keturunan Tinghoa Medan dalam menyemarakkan Hungry Ghost Festival setiap tahunnya. Kegiatan yang lebih dikenal “bakar-bakar uang kertas sebagai doa kepada arwah” dibuka untuk umum, sehingga tidak hanya etnis Tionghoa saja hadir, masyarakat lain juga bisa menikmatinya.

Baca Juga:  ALBUM "KOMPILASI SATU DEKADE MEDAN BLUES SOCIETY” IS OUT!!

Salim selaku kordinator HGF  menyampaikan bahwa dirinya dan teman-teman panitia telah  menyiapkan acara sejak sebulan yang lalu. Doa-doa untuk menjaga persatuan dan kemajuan bangsa juga dipanjatkannya.

“Doa ini bukan doa dari umat Buddha atau Tao saja. Kita juga akan menyampaikan berbagai doa seluruh umat manusia tanpa memandang agama dan sukunya untuk meningkatkan kemajuan Indonesia dan menjaga persatuan dan kesatuan kita,” katanya.