Catat! Ini Rekomendasi Ingredients Skincare untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

Memilih skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat harus dilakukan dengan cermat dan berhati-hati agar tak salah pilih. Pasalnya, ketika salah memilih produk justru bisa membuat jerawat semakin meradang.

Sobat Kovermagz  akan menemukan banyak sekali produk skincare untuk kulit berjerawat dari berbagai merek. Akan tetapi, Anda sebaiknya hati-hati dalam memilih dan menggunakannya. Kamu juga harus memilih skincare yang memiliki kandungan yang sesuai dengan jenis kulit dan tidak memicu iritasi pada kulit.

Salah memilih kandungan serum bisa meningkatkan produksi minyak di wajah dan memicu munculnya jerawat. Oleh karena itu, agar tidak salah pilih, berikut beragam kandungan serum untuk kulit berminyak dan berjerawat yang direkomendasikan:

Salicylic Acid

First thing first, ada salicylic acid yang populer untuk membantu merawat kulit berminyak dan berjerawat. FYI, ingredients ini berasal dari kulit pohon willow dan dapat membantu mengurangi sebum berlebih pada kulit.

Sifat anti-inflamasi dan eksfoliasinya sangat cocok untuk jenis kulit berminyak dan berjerawat. Selain membantu mengatur dan menyeimbangkan produksi minyak, salicylic acid juga dapat membantu membersihkan pori-pori.

Salicylic acid bisa masuk jauh ke dalam pori-pori untuk menarik keluar kotoran, minyak, dan bakteri yang ideal untuk mengatasi komedo dan jerawat.

Sulfur atau belerang

Belerang, atau dikenal dengan istilah sulfur juga menjadi kandungan yang umum dalam produk skincare untuk kulit berjerawat. Bahan satu ini memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang bekerja aktif dalam mengurangi munculnya bakteri yang menjadi penyebab jerawat. Salah satunya yaitu propionibacterium.

Selain itu, sulfur juga menjadi kandungan aktif yang dapat membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus mengatasi masalah komedo. Skincare dengan kandungan belerang bekerja dengan mengurangi kelebihan minyak pada kulit wajah. Bahkan, kandungan ini cocok digunakan untuk kulit sensitif.

Meski demikian, sebaiknya Anda tidak menggunakan bahan ini bersama dengan skincare yang mengandung zat aktif dalam bentuk lain. Sebab, hal tersebut dapat memicu efek keras yang berlebihan pada kulit.

Niacinamide

Niacinamide dikenal sebagai salah satu ingredients skincare yang sangat versatile, Babes. Bahan ini bermanfaat untuk hampir semua jenis kulit dan mengatasi berbagai masalah kulit.

Baca Juga:  Glass Skin Masih Jadi Tren, Begini Cara Mendapatkannya Tanpa Perawatan Mahal

Niacinamide tidak menyebabkan iritasi, sehingga menjadikannya bahan yang ideal tidak hanya untuk kulit berjerawat, tetapi juga kulit sensitif.

Niacinamide bekerja dengan sangat baik untuk membantu memperkuat lapisan pelindung kulit, dan memperbaiki kerusakan masa lalu seperti hiperpigmentasi pasca inflamasi dan bekas jerawat.

Selain itu, niacinamide juga membantu menjaga kebersihan pori-pori, mencegah kotoran, minyak, dan debu terjebak di dalam pori-pori, serta mengencangkan dan mengecilkan ukuran pori-pori jika digunakan secara konsisten.

Azelaic acid (asam azelaic)

Tak seperti dua bahan sebelumnya, azelaic acid atau asam azelaic merupakan kandungan dalam skincare untuk kulit berjerawat yang masih jarang digunakan, terutama pada produk lokal. Padahal, kandungan ini juga sama efektifnya dalam mengatasi masalah jerawat.

Asam azelaic memiliki kandungan antiinflamasi sekaligus antimikroba. Bahan ini bekerja dengan membersihkan area pori-pori wajah dari kotoran, kuman, dan bakteri yang memicu munculnya jerawat. Selain itu, asam azelaic juga bisa dimanfaatkan sebagai eksfolian kulit yang lembut.

Manfaat lain dari bahan ini termasuk membantu membuat wajah tampak lebih cerah dan menyamarkan bekas jerawat yang mengganggu. Akan tetapi, jangan lupa untuk memakai tabir surya setelah menggunakan produk berbahan azelaic acid.

Pasalnya, bahan aktif satu ini bisa menyebabkan kulit menjadi hipersensitif.

Retinol

Retinol adalah jenis retinoid dan termasuk zat turunan dari vitamin A. Kandungan ini berfungsi untuk mencerahkan kulit dan mencegah tanda-tanda penuaan, seperti garis halus dan keriput.

Selain itu, retinol dapat mengurangi produksi minyak berlebih di wajah dan mencegah penyumbatan pori-pori penyebab jerawat. Tidak heran jika kandungan ini kerap ditemukan dalam skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat, termasuk serum.

Jika Anda pengguna pemula atau memiliki kulit sensitif, dianjurkan untuk menggunakan retinol sebanyak 1-2 kali dalam seminggu. Hal ini dikarenakan penggunaan retinol secara berlebihan bisa meningkatkan risiko efek samping, seperti kulit kemerahan, kering, dan mengelupas.