
Sunscreen menjadi salah satu produk skincare yang semakin sulit dipisahkan dari rutinitas harian. Apalagi bagi orang yang sering beraktivitas di luar ruangan, perlindungan dari paparan sinar ultraviolet (UV) penting untuk membantu mengurangi risiko kulit terbakar, penuaan dini, hingga kanker kulit. Namun, semakin banyak jenis sunscreen yang tersedia di pasaran, semakin bingung pula memilih produk yang tepat.
Selain sunscreen lotion atau cair yang sudah lama populer, kini hadir sunscreen stick yang praktis dan mudah dibawa ke mana-mana. Bentuknya menyerupai stik sehingga dapat langsung diaplikasikan ke kulit tanpa harus menuangkan produk ke tangan. Tidak sedikit orang kemudian bertanya-tanya, apakah sunscreen stick sama efektifnya dengan sunscreen lotion?
Jawabannya ternyata tidak sesederhana memilih berdasarkan bentuk produknya. Efektivitas sunscreen lebih banyak ditentukan oleh tingkat perlindungan, jumlah produk yang digunakan, pemerataan saat diaplikasikan, serta konsistensi pemakaian dan pengaplikasian ulang. American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih, perlindungan spektrum luas (broad spectrum), dan ketahanan terhadap air untuk perlindungan ketika beraktivitas di luar ruangan.
Apa Perbedaan Sunscreen Stick dan Sunscreen Lotion?
Perbedaan paling mudah terlihat adalah tekstur dan cara penggunaannya. Sunscreen lotion biasanya berbentuk cair atau krim dan diaplikasikan menggunakan tangan sebelum diratakan ke kulit. Produk jenis ini umumnya mudah digunakan pada area wajah maupun tubuh karena dapat diratakan dengan tangan.
Sementara itu, sunscreen stick memiliki tekstur yang lebih padat dan dikemas dalam bentuk stik. Pengguna cukup menggeser stik pada kulit kemudian meratakannya jika diperlukan. Bentuk tersebut membuat sunscreen stick terasa lebih praktis, terutama untuk penggunaan ulang ketika sedang bepergian.
Dari sisi perlindungan, bentuk stick atau lotion bukan satu-satunya faktor yang menentukan efektivitas. Produk dengan SPF dan perlindungan UV yang sesuai dapat memberikan perlindungan apabila digunakan dengan benar dan dalam jumlah yang cukup.
Sunscreen Lotion Lebih Mudah Digunakan untuk Aplikasi Awal
Untuk penggunaan sunscreen sebelum beraktivitas di luar ruangan, lotion memiliki keunggulan dari sisi kemudahan mengoleskan produk secara merata pada area yang luas. Teksturnya memungkinkan pengguna mengambil produk dalam jumlah yang cukup dan kemudian menyebarkannya ke wajah, leher, tangan, atau bagian tubuh lain yang tidak tertutup pakaian.
Masalahnya, banyak orang justru menggunakan sunscreen terlalu sedikit. Penelitian yang dipublikasikan di PubMed menemukan bahwa pengguna sering mengaplikasikan sunscreen lebih sedikit daripada jumlah yang digunakan dalam pengujian SPF, sehingga tingkat perlindungan yang diperoleh dalam penggunaan sehari-hari dapat berbeda dari perlindungan yang tercantum pada label.
Artinya, meskipun menggunakan sunscreen lotion dengan SPF tinggi, perlindungan belum tentu maksimal jika produk diaplikasikan terlalu tipis.
Sunscreen Stick Unggul dalam Hal Kepraktisan
Salah satu alasan sunscreen stick semakin diminati adalah kepraktisannya. Produk ini dapat dibawa dalam tas dan digunakan kembali tanpa harus menuangkan produk ke tangan. Kondisi tersebut membuat sunscreen stick terasa lebih nyaman bagi orang yang sering bepergian atau membutuhkan pengaplikasian ulang di tengah aktivitas.
AAD juga menyebutkan bahwa sunscreen stick dapat menjadi pilihan praktis untuk area wajah, termasuk bagi anak-anak, karena lebih mudah diaplikasikan pada bagian tertentu. Namun, kemudahan tersebut tetap harus diimbangi dengan penggunaan yang cukup dan merata.
Jadi, kelebihan sunscreen stick bukan berarti otomatis memiliki kemampuan perlindungan yang lebih tinggi daripada lotion. Keunggulan utamanya lebih pada kenyamanan dan kemudahan penggunaan.
Apakah Sunscreen Stick Lebih Sulit Memberikan Lapisan yang Merata?
Ini menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Ketika menggunakan sunscreen stick, seseorang mungkin hanya mengoleskannya satu atau dua kali pada area tertentu sehingga jumlah produk yang menempel di kulit terlalu sedikit.
Sebuah penelitian yang membandingkan metode aplikasi sunscreen menemukan bahwa jumlah sunscreen yang diaplikasikan dapat berbeda berdasarkan metode penggunaannya. Dalam penelitian tersebut, rata-rata jumlah produk yang diaplikasikan menggunakan sunscreen stick lebih rendah dibandingkan lotion. Hal ini menunjukkan bahwa cara penggunaan dapat memengaruhi tingkat perlindungan yang diperoleh.
Karena itu, menggunakan sunscreen stick tidak cukup hanya dengan sekali sapuan tipis. Produk perlu diaplikasikan dengan cara yang memastikan seluruh area kulit terlindungi secara merata.
Jadi, Mana yang Lebih Efektif?
Jika pertanyaannya adalah sunscreen stick atau lotion yang lebih efektif, jawabannya adalah tidak ada bentuk yang secara otomatis selalu lebih unggul.
Sunscreen lotion dapat menjadi pilihan yang lebih praktis untuk penggunaan awal karena lebih mudah digunakan dalam jumlah yang cukup dan diratakan ke seluruh area kulit. Sementara itu, sunscreen stick memiliki keunggulan dalam hal kepraktisan, terutama untuk penggunaan ulang di luar rumah.
Dengan kata lain, sunscreen yang paling efektif adalah produk yang memberikan perlindungan sesuai kebutuhan dan benar-benar digunakan dengan jumlah serta cara yang tepat.
AAD bahkan menekankan bahwa sunscreen terbaik adalah sunscreen yang benar-benar digunakan dan diaplikasikan ulang secara konsisten.
Perhatikan SPF dan Broad Spectrum
Sebelum membandingkan stick dengan lotion, jangan hanya melihat bentuk kemasannya. Periksa terlebih dahulu informasi pada label.
Untuk penggunaan sehari-hari, AAD merekomendasikan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih, broad spectrum, dan water resistant. Broad spectrum berarti produk memberikan perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB.
SPF terutama menunjukkan kemampuan sunscreen dalam melindungi kulit dari radiasi UVB yang menyebabkan kulit terbakar. Sementara itu, perlindungan spektrum luas penting karena kulit juga terpapar sinar UVA yang berperan dalam kerusakan kulit dan penuaan dini.
Jadi, sunscreen stick SPF 50 belum tentu menjadi pilihan yang lebih baik daripada sunscreen lotion SPF 30 hanya karena angka SPF-nya lebih tinggi. Cara penggunaan dan jumlah produk tetap sangat penting.
Jangan Lupa Reapply Sunscreen
Salah satu kesalahan yang masih sering dilakukan adalah menganggap sunscreen cukup digunakan sekali pada pagi hari.
FDA dan AAD merekomendasikan pengaplikasian ulang sunscreen setidaknya setiap dua jam ketika berada di luar ruangan. Jika berenang, berkeringat, atau mengeringkan tubuh dengan handuk, sunscreen perlu diaplikasikan kembali sesuai petunjuk produk.
Di sinilah sunscreen stick dapat menjadi pilihan yang menarik. Bentuknya yang praktis dapat memudahkan seseorang melakukan reapply ketika sedang bepergian. Namun, kemudahan tersebut tidak boleh membuat pengguna mengaplikasikan produk terlalu tipis.
Bagaimana Cara Menggunakan Sunscreen Stick dengan Benar?
Jika memilih sunscreen stick, jangan hanya menggeser produk sekali di atas kulit kemudian menganggap perlindungan sudah maksimal. Aplikasikan secara menyeluruh pada area yang terpapar sinar matahari dan pastikan tidak ada bagian yang terlewat.
Perhatikan juga area yang sering terlupakan, seperti telinga, hidung, leher, garis rambut, dan bagian atas kaki. FDA secara khusus mengingatkan agar area-area tersebut tetap mendapatkan perlindungan ketika terpapar sinar matahari.
Untuk penggunaan pada wajah, Anda juga perlu memperhatikan area sekitar mata agar produk tidak masuk ke mata. Ikuti petunjuk penggunaan yang tercantum pada kemasan produk.
Bagaimana dengan Sunscreen Lotion?
Sunscreen lotion dapat diaplikasikan dengan mengambil produk secukupnya, kemudian meratakannya ke seluruh area kulit yang terpapar. Untuk perlindungan tubuh secara keseluruhan, FDA menyebutkan bahwa orang dewasa rata-rata membutuhkan sekitar satu ons sunscreen untuk menutupi tubuh dari kepala hingga kaki.
Untuk wajah, metode pengukuran dapat berbeda tergantung produk dan rekomendasi dermatolog. Yang terpenting adalah menghindari penggunaan yang terlalu sedikit.
Sunscreen juga sebaiknya digunakan sebelum keluar rumah. FDA merekomendasikan pengaplikasian sekitar 15 menit sebelum terpapar sinar matahari.
Apakah Boleh Menggunakan Keduanya?
Tentu saja boleh. Sunscreen lotion dapat digunakan sebagai perlindungan utama pada pagi hari, sementara sunscreen stick dapat digunakan untuk mempermudah pengaplikasian ulang sepanjang hari.
Keduanya tidak perlu dianggap sebagai produk yang saling menggantikan. Justru, kombinasi berdasarkan kebutuhan dapat membuat rutinitas perlindungan matahari lebih praktis.
Misalnya, sebelum beraktivitas pada pagi hari, Anda dapat menggunakan sunscreen lotion secara merata. Ketika berada di luar rumah dan membutuhkan pengaplikasian ulang, sunscreen stick dapat menjadi pilihan yang lebih praktis.
Kesimpulan
Sunscreen stick vs sunscreen lotion sebenarnya bukan soal mana yang mutlak lebih efektif. Keduanya dapat memberikan perlindungan terhadap sinar UV selama produk memiliki spesifikasi yang sesuai dan digunakan dengan benar.
Sunscreen lotion memiliki keunggulan dalam mengaplikasikan produk secara merata, terutama untuk penggunaan awal dan area tubuh yang luas. Sementara itu, sunscreen stick menawarkan kepraktisan sehingga lebih mudah dibawa dan digunakan kembali saat beraktivitas di luar rumah.
Yang paling penting adalah memilih sunscreen dengan SPF 30 atau lebih, perlindungan broad spectrum, dan water resistant, kemudian menggunakannya dalam jumlah yang cukup. Jangan lupa melakukan pengaplikasian ulang setidaknya setiap dua jam ketika berada di luar ruangan, serta setelah berenang atau berkeringat sesuai petunjuk produk.
Pada akhirnya, sunscreen terbaik adalah sunscreen yang nyaman digunakan, diaplikasikan dengan benar, dan tidak membuat Anda malas menggunakannya secara rutin.


