
Pernahkah Anda merasa kulit ketiak terasa kasar dan berbintik? Kondisi ini sering disebut chicken skin atau dalam istilah medis dikenal sebagai keratosis pilaris. Meskipun tidak berbahaya, chicken skin di ketiak dapat mengurangi rasa percaya diri saat mengenakan pakaian tanpa lengan.
Kulit ayam di ketiak atau keratosis pilaris terjadi ketika kulit mati menumpuk dan menyumbat pori-pori. Bayangkan, di seluruh tubuh kita, termasuk di area seperti ketiak, terdapat ribuan folikel rambut. Ketika folikel-folikel ini tersumbat, kulit menjadi terasa kasar, kering, dan muncul bintil-bintil kecil yang mirip dengan tekstur kulit ayam.
Perlu diketahui, tidak ada cara menghilangkan kulit ayam di ketiak sepenuhnya. Meski begitu, ada beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mengendalikan dan memperbaiki kondisi ini. Berikut tipsnya:
Rutin Menggunakan Pelembap
Kelembapan kulit adalah kunci utama dalam mengelola keratosis pilaris. Kulit yang kering cenderung memperburuk kondisi chicken skin, sehingga penggunaan pelembap setelah mandi atau setelah eksfoliasi sangat penting dilakukan.
Sebaiknya menggunakan krim pelembap yang dapat mengunci kelembapan kulit sepanjang hari. Langkah ini juga membantu mencegah rasa gatal yang kadang menyertai kondisi keratosis pilaris.
Oleh karena itu, jangan lewatkan langkah pelembap dalam rutinitas harianmu. Sebab, ini adalah salah satu cara paling sederhana namun paling konsisten memberikan hasil.
Hindari Pakaian Ketat yang Bergesekan dengan Kulit
Gesekan antara kulit dan pakaian ternyata bisa memperburuk kondisi chicken skin. Pakaian yang terlalu ketat dapat mengiritasi area kulit yang sudah mengalami keratosis pilaris, bahkan berpotensi menyebabkan peradangan jika dibiarkan terus-menerus.
Memilih pakaian berbahan lembut dan longgar dapat membantu mengurangi gesekan yang tidak perlu. Hal ini terutama penting di area yang rentan seperti lengan atas, paha, dan ketiak.
Perubahan kecil dalam pilihan pakaian sehari-hari ini bisa memberikan perbedaan yang cukup signifikan pada kondisi kulitmu dari waktu ke waktu.
Esfoliasi Secara Teratur
Chicken skin terjadi karena penyumbatan folikel rambut. Untuk mengangkat sel kulit mati dan kotoran yang menyumbat, pastikan eksfoliasi secara teratur.
Lakukan eksfoliasi lembut di ketiakmu sekali seminggu menggunakan loofah atau kain lap. Ingat, kulit ketiak sangat sensitif, jadi lakukan dengan lembut dan berhati-hati. Jika muncul iritasi, segera konsultasi ke dokter kulit.
Gunakan Produk Alami
Beberapa bahan alami dapat membantu mengatasi chicken skin. Cobalah menggunakan pasta yang terbuat dari baking soda dan lemon. Campurkan satu sendok makan masing-masing, oleskan ke kulit ketiak, dan bilas setelah 5 menit.
Gunakan campuran ini 3 hingga 4 kali seminggu. Minyak kelapa, gel lidah buaya, dan yoghurt juga bisa membantu karena mengandung asam laktat yang melembapkan kulit.
Gunakan Air Hangat saat Mandi
Mandi dengan air hangat membantu membuka pori-pori sehingga proses pembersihan kulit menjadi lebih efektif. Namun, penting untuk tidak menggunakan air yang terlalu panas karena hal itu dapat membuat kulit menjadi lebih kering dan memperburuk kondisi chicken skin.
Perhatikan Pola Makan dan Gaya Hidup
Konsumsi makanan kaya vitamin A, C, dan E sangat baik untuk kesehatan kulit, termasuk kulit ketiak. Pastikan juga tubuh tetap terhidrasi dengan minum air yang cukup setiap hari dan hindari kebiasaan buruk seperti merokok yang dapat memperburuk kesehatan kulit.


