
Industri perfilman Indonesia semakin melejit di kancah nasional bahkan hingga regional. Deretan film lokal bukan hanya sukses merebut hati jutaan penonton, tetapi juga memecahkan rekor yang dulu terasa mustahil dicapai.
Tahun demi tahun, senarai film terlaris terus bergeser dan menghadirkan wajah-wajah baru yang menjadi bukti bahwasanya kreativitas sineas Indonesia tak pernah kehabisan amunisi. Kini, jumlah penonton film Indonesia pun makin meningkat seiring dengan kualitas filmnya yang juga makin bagus. Kira-kira, apa saja judul film yang berhasil mendapatkan penonton terbanyak itu?
1. Jumbo (2025) – 10.073.332 penonton
Jumbo adalah film animasi produksi Visinema Studios yang disutradarai oleh Ryan Adriandhy. Film ini dikembangkan selama lima tahun sejak April 2020 dan melibatkan lebih dari 400 kreator lokal, termasuk animator, penulis, dan teknisi visual. Selain itu, sejumlah pengisi suara ternama, seperti Prince Poetiray, Quinn Salman, Bunga Citra Lestari, dan Ariel NOAH.
Filmnya mengisahkan Don, seorang anak yatim piatu berusia 10 tahun yang sering diremehkan karena tubuhnya yang besar. Don menemukan pelarian dalam buku dongeng warisan orang tuanya, yang membawanya pada petualangan penuh imajinasi dan makna.
Per 2 Juni 2025, filmnya telah ditonton oleh 10.073.332 orang di bioskop, dan masih akan terus bertambah karena belum turun layar.
2. KKN di Desa Penari (2022) – 10.061.033 penonton
KKN di Desa Penari adalah film horor Indonesia yang disutradarai oleh Awi Suryadi, diangkat dari kisah viral karya SimpleMan. Film ini mengisahkan enam mahasiswa, yakni Nur, Widya, Ayu, Bima, Anton, dan Wahyu yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa terpencil di Jawa Timur.
Tanpa mereka sadari, desa tersebut menyimpan rahasia mistis dan dihuni oleh makhluk gaib bernama Badarawuhi. Seiring waktu, mereka mengalami berbagai kejadian supranatural yang mencekam, hingga melanggar batas-batas yang telah diperingatkan oleh penduduk setempat, yang akhirnya membawa konsekuensi tragis.
3. Agak Laen (2024) – 9.126.607 penonton
Agak Laen merupakan film komedi horor yang disutradarai oleh Muhadkly Acho. Film ini bercerita tentang empat sahabat yakni Bene, Boris, Oki, dan Jegel yang mengelola rumah hantu di pasar malam.
Ketika seorang pengunjung meninggal karena serangan jantung akibat ketakutan, mereka memutuskan untuk menyembunyikan kejadian tersebut. Akan tetapi, arwah pengunjung tersebut mulai menghantui rumah hantu mereka dan membuat atraksi tersebut populer.
4. Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 (2016) – 6.858.616 penonton
Film ini merupakan reboot dari grup komedi legendaris Warkop DKI, yang dibintangi oleh Abimana Aryasatya (Dono), Vino G. Bastian (Kasino), dan Tora Sudiro (Indro).
Ketiganya bekerja sebagai petugas keamanan di organisasi CHIIPS (Cara Hebat Ikut-Ikutan Pelayanan Sosial). Dengan tingkah laku konyol dan berbagai kesialan yang mereka alami saat bertugas, film ini menghadirkan humor khas Warkop DKI dalam nuansa modern.
5. Pengabdi Setan 2: Communion (2022) – 6.391.982 penonton
Pengabdi Setan 2: Communion disutradarai dan ditulis oleh Joko Anwar, serta merupakan sekuel dari Pengabdi Setan (2017). Film ini melanjutkan kisah Rini dan keluarganya yang, setelah selamat dari teror di film pertama, pindah ke rumah susun Mandara di Jakarta dengan harapan memulai hidup baru.
Namun, mereka kembali dihantui oleh kekuatan gelap yang berkaitan dengan masa lalu keluarga mereka, termasuk keterlibatan sang ayah dalam sekte sesat.
6. Dilan 1990 (2018) – 6.315.664 penonton
Dilan 1990 adalah film drama romantis Indonesia yang disutradarai oleh Fajar Bustomi dan Pidi Baiq, film ini diadaptasi dari novel Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990 karya Pidi Baiq. Dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan sebagai Dilan dan Vanesha Prescilla sebagai Milea.
Berlatar tahun 1990 di Bandung, ceritanya mengikuti pertemuan antara Milea, siswi pindahan dari Jakarta, dan Dilan, seorang siswa SMA yang dikenal sebagai pemimpin geng motor.
Dilan mendekati Milea dengan cara yang unik dan percaya diri, membuatnya tertarik meskipun awalnya sudah memiliki pacar di Jakarta. Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka berkembang meskipun menghadapi berbagai tantangan, termasuk konflik dengan geng motor.
7. Miracle in Cell No. 7 (2022) – 5.852.916 penonton
Miracle in Cell No. 7 disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan merupakan adaptasi dari film Korea Selatan berjudul sama yang dirilis pada 2013. Film ini mengisahkan Dodo Rozak (Vino G. Bastian), seorang pria dengan keterbatasan intelektual, yang dituduh secara keliru atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan seorang gadis kecil bernama Melati.
Dodo dijebloskan ke dalam penjara dan ditempatkan di sel nomor 7, di mana dia membangun ikatan persahabatan dengan sesama narapidana. Anak perempuan Dodo, Kartika (Graciella Abigail/Mawar De Jongh), berjuang untuk membuktikan bahwa ayahnya tidak bersalah.


