5 Film Karya Kamila Andini Selain Gadis Kretek, Wajib Ditonton!

246
Kamila Andini di Toronto International Film Festival 2021. Dokumentasi Pribadi/Harmen Baidwan Japinder Francisco Manatad Elizabeth Wijaya.

Banyak diperbincangkan warganet menjadikan Gadis Kretek (2023) kian melambungkan nama sang sutradara Kamila Andini. Kamila yang juga turut bekerja sama dengan sang suami, Ifa Isfansyah, dalam penggarapan film serial yang diangkat dari novel berjudul sama tersebut memang sebelumnya sudah menjadi salah satu sineas muda yang karyanya selalu menarik perhatian.

Bagi pecinta film pasti sudah tidak asing lagi dengan sosok Kamila Andini pada dunia perfilman. Ia adalah putri dari sutradara kenamaan Garin Nugroho. Meski dibayangi nama besar sang Ayah, namun Kamila berhasil membuktikan bahwa dirinya memiliki sudut pandang, visi estetis, dan karakteristik tersendiri.

Jika melihat dari sejumlah karyanya, bisa dilihat bahwa ia berfokus pada isu-isu sosial terkait perempuan serta keberagaman budaya Indonesia. Berikut deretan film karya film Kamila Andini.

1. Before, Now & Then (Nana)-2022

Film Before, Now & Then (Nana) merupakan hasil adaptasi dari salah satu bab dalam novel Jais Darga Namaku karya Ahda Imran. Kisahnya mengikuti tokoh Nana (diperankan oleh Happy Salma) yang tidak bisa lepas dari masa lalunya. Berlatar tahun 1960-an, Nana hidup miskin dan kehilangan keluarganya akibat perang di Jawa Barat. Dengan rasa trauma yang terus mengikutinya, Nana pun menikah lagi dan memulai hidup baru.

Namun, suami barunya yang begitu kaya membuat Nana sering dipandang rendah oleh kerabat suaminya. Nana menderita dalam diam hingga dia bertemu dengan salah satu perempuan simpanan suaminya, Ino (Laura Basuki).

Hidup Nana pun berubah. Ino adalah seseorang yang bisa dia percaya, sosok yang menawarkan kenyamanannya dan tempat dia menceritakan rahasia, masa lalu, dan masa sekarang. Bersama-sama, kedua perempuan itu menemukan harapan akan kebebasan baru.

Selain Happy Salma dan Laura Basuki, film ini juga dibintangi oleh Ibnu Jamil, Arswendy Bening Swara, Rieke Diah Pitaloka, Arawinda Kirana dan aktris cilik pendatang baru, Chempa Putri.  Before, Now & Then (Nana) berhasil menjadi Film Cerita Panjang Terbaik di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2022. Adapun, film Nana bisa kalian tonton di layanan streaming Prime Video.

2. Yuni (2021)

Sesuai dengan judulnya, film ini berkisah tentang Yuni (diperankan oleh Arawinda Kirana), seorang gadis remaja cerdas dengan impian besar untuk kuliah. Ketika dua pria yang hampir tidak dikenalnya datang melamar, dia menolak lamaran mereka.

Penolakan itu memicu gosip tentang mitos bahwa seorang perempuan yang menolak tiga lamaran tidak akan pernah menikah. Tekanan semakin meningkat ketika pria ketiga melamarnya, dan Yuni harus memilih antara mempercayai mitos atau mengejar impiannya. Selain Arawinda Kirana, film Yuni juga dibintangi oleh Kevin Ardilova, Dimas Aditya, Marissa Anita, Asmara Abigail, Muhammad Khan, Nazla Thoyib, Neneng Risma, Vania Aurell, Boah Sartika, Anne Yasmine, Toto ST. Radik, Mian Tiara, Ayu Laksmi, dan Sekar Sari.

Baca Juga:  5 Produser Indonesia Terpilih untuk Program Producers Network Cannes 2024

Sederet penghargaan pun berhasil diraih film Yuni, diantaranya memenangkan Platform Prize di Toronto International Film Festival, dan menyabet Silver Hanoman Award di ajang Jogja-NETPAC Asian Film Festival tahun 2021. Adapun, film Yuni bisa kalian tonton di layanan streaming Disney+ Hotstar.

 

3. Sekar (2018)

 

Seperti judulnya, Sekar adalah film pendek yang berkisah tentang seorang perempuan buta bernama Sekar (diperankan oleh Sekar Sari) yang menjadikan batik tulis buatan ibunya sebagai pusat dunia. Setiap kali ibunya membatik, Sekar dan ibunya (Christine Hakim) akan meraba, menebak, kemudian membicarakan rapalan-rapalan doa dan harapan yang terkandung di setiap corak.

Misalnya, batik corak Parang yang bergelombang menggambarkan doa untuk sebuah kegigihan dan sikap pantang menyerah terhadap ombak kehidupan yang akan terus datang. Atau motif Semen yang berasal dari kata semi sehingga di dalamnya berisikan elemen yang menggambarkan awal cinta yang baru tumbuh.

Namun, hubungan harmonis ibu-anak ini akan terganggu dengan hadirnya seorang pemuda yang diperankan oleh Marthino Lio. Sekar dan pemuda ini saling jatuh cinta, namun kekhawatiran dan perasaan sang ibu yang ingin menjaga Sekar akan menjadi pusat kegamangan film ini. Film Sekar bisa kalian tonton di YouTube.

 

4. Sekala Niskala (2017)

Film Sekala Niskala menceritakan tentang kisah dua anak kembar perempuan dan laki-laki bernama Tantra dan Tantri. Suatu hari, Tantri mengetahui bahwa saudara kembarnya menderita penyakit yang akan membuat nyawanya hilang. Otak Tantra mulai lemah dan dia pun harus kehilangan kemampuan inderawinya secara perlahan.

Nasib malang ini membuat mereka harus memendam rindu yang teramat dalam. Demi menghilangkan rasa rindu yang kian memuncak, mereka akhirnya menjalin koneksi dalam dunia fantasi pada tengah malam. Film Sekala Niskala dibintangi oleh Ayu Laksmi, Ida Bagus Putu Radithya Mahijasena, Ni Kadek Thaly Titi Kasih, I Ketut Rina, serta Happy Salma.

 

5. The Mirror Never Lies (2011)

Film berdurasi 100 menit ini bercerita tentang seorang anak bernama Pakis (12), yang terus berusaha mencari sosok ayahnya yang hilang ketika sedang melaut. Cermin pemberian ayahnya menyimpan asa bahwa suatu saat ayahnya akan kembali.

Dalam masa pencarian dan penantian tersebut, datanglah seorang pria yang mengisi kehidupan anak dan ibu tersebut. Dalam semua rangkaian peristiwa yang membuat mereka saling bertemu, di lautlah mereka belajar untuk menemukan refleksi diri yang sesungguhnya. Film The Mirror Never Lies bisa kalian saksikan di layanan streaming Viu.