Yosephine Sembiring, Tetap Kreatif di Tengah Pandemi Dengan Digitalisasi

145

Medan, Kovermagz – Kemajuan teknologi tak dapat dipungkiri memang sudah melekat pada semua hal. Berbagai aktifitas kini ditunjang pada kemajuan teknologi, mulai dari sekedar melihat aktifitas dan berita hari ini, sampai berbelanja bahan pangan sehari-hari pun dipermudah akibat adanya teknologi.

Yosephine Natalitha Sembiring, atau akrab dipanggil Pipin, selalu merasa tertarik akan kemajuan teknologi dan digitalisasi. Wanita yang lahir pada 30 Desember ini sadar bahwa disaat seperti sekarang, ilmu-ilmu perkembangan digital sangat diperlukan pada lini bisnis apapun.

Yosephine sendiri adalah CEO dibalik start up dibidang pertanian, Pak Tani Digital. Ia mulai merintis start up ini di 2017 lalu. Berangkat dari masalah pertanian yang dirasa masih kurang peduli akan perkembangan digitalisasi mendukung Yosephine dan sang suami, Mahendra Sitepu selaku founder Pak Tani Digital untuk membangun platform tersebut.

Alumni Magister Universitas Sumatera Utara ini memang bercita-cita untuk selalu memajukan UMKM kota Medan. Selain itu, ia juga aktif melakukan seminar-seminar yang membahas tentang revolusi start up 4.0. pada bisnis dan UMKM.

Ketika ditanya mengenai halangan yang pernah ia dapat pada saat membangun platform yang dibangunnya, ibu dari tiga anak ini menjawab “bagaimana meyakinkan petani agar mau mempergunakan teknologi untuk membantu memasarkan produk merupakan tantangan kita diawal, karena mungkin belum terbiasa dengan hal-hal digital seperti ini”.

Baca Juga:  10 Menu Baru Hadir di Hotel Horison Sky Kualanamu

Platform-platform yang dibangunnya pun membuat banyak pihak terbantu dan merasakan manfaat akan hadirnya teknologi ditengah masyarakat.

Sayurmedan.id adalah salah satu platform yang dibangunnya akibat pandemi covid19 yang masih juga berlangsung sampai sekarang. “Setelah pandemi covid19 muncul, kita kan diharuskan pemerintah untuk stay at home dan work from home. akhirnya memunculkan pemikiran dibenak saya pasti hal ini akan sedikit menyusahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jadi saya berfikir untuk menciptakan sebuah teknologi dibidang pertanian khususnya kebutuhan pokok seperti sayur, buah, ikan, dan daging segar agar masyarakat bisa lebih terbantu,” tutur ibu tiga anak ini.

Ketika ditanya harapan yang diinginkan kedepannya, Yosephine mengungkapnkan “kita ingin platform ini menjadi sebuah problem solver di masyarakat. Bagaimana agar petani dan masyarakat terbantu dengan platfrom ini. Dengan mereka terbantu mudah-mudahan akan mensejahterakan mereka, itu adalah goals kita” pungkasnya.

Penulis: Jehan Erwita

Fotografer: Vicky Siregar