
Perayaan hari paskah akan jatuh pada 20 April mendatang. Sejumlah umat kristiani dan Katolik tentunya tengah sibuk menghadirkan sederet kegiatan tradisi perayaan paskah termasuk yang dilakukan oleh anak sekolah minggu, muda-mudi, hingga orang tua.
Paskah adalah salah satu perayaan penting keagamaan bagi umat Kristiani dan Katolik dalam rangka memperingati kebangkitan Yesus Kristus. Dalam rangka merayakannya, tentunya akan dilakukan berbagai kegiatan. Baik berupa menyanyikan lagu pujian, membaca Alkitab, dan mendengarkan khutbah bersama-sama di gereja maupun tradisi-tradisi perayaan lain yang identik dilakukan pada saat Hari Paskah.
Namun, tukah kamu setiap negara memiliki cara khas tersendiri dalam menyambut momen sakral bagi umat Kristiani ini. Beberapa di antaranya erat berkaitan dengan prosesi keagamaan, sementara yang lainnya berupa kegiatan tradisi seperti parade hingga perang air.
Melansir dari Hypeabis.id dari berbagai sumber, berikut beberapa tradisi Paskah dari seluruh dunia yang benar-benar out of the box dan sayang untuk dilewatkan.
1. Semana Santa, Spanyol
Paskah di Spanyol, khususnya di kota Seville, dirayakan dengan sangat khidmat dan meriah lewat tradisi bernama Semana Santa atau Pekan Suci. Kegiatannya berupa parade yang berlangsung selama satu minggu penuh sebelum Minggu Paskah.
Ribuan peserta berpakaian jubah tradisional lengkap dengan penutup kepala, dan berjalan membawa patung-patung suci dan lentera. Musik religi mengiringi suasana, menciptakan atmosfer yang sakral sekaligus megah. Bagi banyak warga lokal, ini bukan hanya perayaan, tapi juga bentuk penghormatan terhadap iman dan sejarah.
2. Smigus-Dyngus, Polandia
Kalau Genhype ke Polandia saat Senin Paskah, siap-siap basah. Pasalnya, ada tradisi Smigus-Dyngus, ketika orang-orang terutama anak muda saling menyiram air satu sama lain. Bahkan kadang airnya bisa dilempar dari ember, pistol air, atau langsung dari selang taman.
Tradisi ini berasal dari legenda kesuburan dan pembersihan diri. Menurut Culture.pl, air dipercaya membawa berkah dan nasib baik, terutama bagi perempuan yang disiram pria semacam isyarat ketertarikan.
3. Scoppio del Carro, Italia
Di kota Florence, Italia, masyarakat merayakan Paskah dengan tradisi spektakuler bernama Scoppio del Carro alias “ledakan kereta”. Sebuah kereta tua yang dihias indah ditarik oleh sapi putih melewati kota hingga tiba di depan Katedral Florence. Kereta itu lalu dinyalakan dan meledak dalam pertunjukan kembang api yang megah.
Menurut kepercayaan setempat, pertunjukan ini menjadi penentu apakah panen dan tahun yang akan datang akan berjalan baik atau tidak. Tradisi ini sudah berjalan sejak abad ke-12.
4. Festival layang-layang, Bermuda
Kalau Genhype cari tradisi Paskah yang estetik dan penuh warna, maka Bermuda adalah destinasi yang tepat. Di negara kepulauan ini, Paskah dirayakan dengan festival layang-layang di pantai dan bukit terbuka. Layang-layang berbentuk geometris yang cerah dan indah diterbangkan sebagai simbol naiknya Yesus ke surga.
Menurut cerita rakyat lokal, seorang guru Kristen pertama di Bermuda memperkenalkan cara visual ini untuk menjelaskan kebangkitan Yesus. Hingga kini, festival ini menjadi ajang kreatif tahunan dan ikon budaya Bermuda.
5. Pysanka, Ukraina
Satu kata untuk Paskah di Ukraina yaitu artistik. Di sana, menghias telur bukan sekadar kegiatan hobi, tapi tradisi turun-temurun yang disebut Pysanka. Menggunakan lilin dan pewarna alami, telur-telur dihiasi dengan pola yang rumit dan simbolik dari harapan hingga perlindungan.
Dilansir dari laman National Museum of Ukrainian Culture, setiap warna dan motif memiliki arti spiritual tersendiri. Bahkan, tradisi ini begitu dijaga sampai masuk ke dalam daftar warisan budaya UNESCO.
6. Omelet Raksasa, Prancis
Kota kecil Haux di Prancis punya cara unik merayakan Paskah yakni dengan membuat omelet raksasa dari lebih dari 4.000 telur. Acara ini diadakan di alun-alun kota dan hasil masakan dibagikan ke ratusan warga yang berkumpul.
Tradisi ini terinspirasi dari kisah kunjungan Napoleon Bonaparte, yang konon sangat menyukai omelet buatan warga setempat dan meminta dibuatkan satu yang besar untuk pasukannya. Sekarang, ini jadi acara tahunan yang seru dan mengenyangkan.
7. Telur Hias Sorbia, Jerman
Di komunitas Sorbia di timur Jerman, menghias telur adalah seni yang diwariskan dari generasi ke generasi. Teknik yang digunakan pun beragam, mulai dari goresan jarum halus, lilin panas, hingga teknik grafir rumit.
Telur-telur ini bukan hanya dijadikan hiasan, tapi juga diberikan sebagai hadiah spiritual dari orang tua baptis ke anak baptis. Setiap detailnya memiliki makna dari ketekunan, cinta kasih, hingga doa diam-diam untuk masa depan sang penerima.
Dari parade religi di Spanyol sampai permainan air di Polandia, Paskah membuktikan bahwa satu momen keagamaan bisa dirayakan dengan cara yang sangat beragam. Masing-masing tradisi punya cerita, punya nilai, dan punya cara unik menyampaikan pesan kebangkitan dan harapan.


