
Film Jumbo, animasi yang kini viral di Indonesia tengah bersinar hingga sukses menjadi salah satu film spesial lebaran 2025 paling membuat banyak orang penasaran.
Film ini adalah karya kolaboratif dari hampir ratusan kreator Indonesia hingga berhasil mencetak rekor sebagai animasi lokal pertama yang menarik perhatian publik, tembus sampai 1 juta penonton.
Hingga akhirnya, film Jumbo sampai saat ini menjadi film animasi Indonesia paling laris sepanjang masa yang disutradarai oleh Ryan Adriandhy.
Di samping itu, publik pun dibuat penasaran siapa sebenarnya sosok Ryan Adriandhy dibalik suksesnya animasi film Jumbo. Penasaran? Simak selengkapnya di bawah ini!
Biodata Ryan Adriandhy
-
Nama panggung: Ryan Adriandhy
-
Nama asli: Ryan Adriandhy Halim
-
Tempat lahir: Jakarta
-
Tanggal lahir: 15 Juni 1990
-
Umur: 34 tahun
-
Pekerjaan: Animator, sutradara, pelawak tunggal, presenter, aktor
-
Tahun aktif: 2011- sekarang
-
Nama akun Instagram: @adriandhy
Pendidikan Ryan Adriandhy
Meski sudah populer di Indonesia, Ryan memilih untuk melanjutkan pendidikan magisternya di Rochester Institute of Technology, Amerika Serikat.
Selama di sana, ia menciptakan film pendek animasi berjudul Prognosis.
Film ini bukan sekedar tugas akhir, melainkan sebuah karya penting yang membawa Ryan masuk ke industri film animasi profesional.
Karya Prognosis pun berhasil memenangkan Festival Film Indonesia 2020.
Perjalanan Karier Ryan Adriandhy
Pada tahun 2011 lalu, karier Ryan dimulai setelah menjuarai Stand Up Comedy Indonesia generasi pertama. Sejak saat itu, namanya dikenal sebagai salah satu pioneer stand up bersama dengan Raditya Dika. Di tahun 2012-2013, ia pun sempat membintangi web series dan film layar lebar Malam Minggu Miko yang juga digagas oleh Raditya Dika.
Kariernya sebagai aktor pun berlanjut saat membintangi web series Kokoro no tomo pop pada tahun 2014. Setelahnya, ia kemudian dengan mantap melanjutkan pendidikan S2 di Institut Teknologi Rochester, Amerika Serikat jurusan animasi. Langkah inilah yang mengawali kariernya di dunia animasi.
Ryan pun berhasil lulus pada tahun 2020 dari Institut Teknologi Rochester dengan karya tugas akhir Prognosis. Film animasi pendek ini berkisah tentang benda luar angkasa yang jatuh dan membantu keluarga kecil. Bukan sekedar tugas akhir, karya animasi ini pun mendapatkan beberapa penghargaan bergengsi di Tanah Air.
Kiprah Ryan di dunia animasi pun tidak berhenti sampai disitu saja. Di tahun yang sama, ia bergabung dengan Visinema Animation. Di sana, ia turut serta mengerjakan animasi Nussa. Lewat animasi ini, beberapa deretan prestasi pun didapatkannya. Prestasi inilah yang akhirnya membawa Ryan debut sebagai sutradara film animasi panjang, Jumbo.
Prestasi Ryan Adriandhy
Setidaknya, sederet prestasi yang didapatkan oleh Ryan selama kiprahnya di dunia hiburan antara lain:
- Juara Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV (2011)
- Film Animasi Pendek Terbaik (Prognosis) – Festival Film Indonesia 2020
- Film Animasi Terlaris Sepanjang Masa (Jumbo) – 2024
Hingga kini, jumlah penonton Film Jumbo masih terus bertambah. Rekor demi rekor pun berhasil dipecahkan. Kehadiran Film Jumbo sendiri juga disebut sebagai angin segar bagi para seniman yang kini harus bertarung dengan kecanggihan AI.

