
Banyak orang kini menjadikan festival musik sebagai tujuan wisata utama untuk mengisi waktu luang. Selain menikmati alunan musik pop, jazz, hingga rock, pengunjung dapat merasakan suasana unik dari setiap venue yang dipilih.
Alasan orang-orang rela merogoh kocek besar untuk festival musik adalah karena ingin menonton musisi yang belum pernah hadir di Indonesia, atau hanya ingin merasakan vibes di festival musik tersebut.
Berikut ini Kovermagz telah merangkum festival musik di dunia yang wajib kamu datangi, simak selengkapnya di bawah ini:
Donauinselfest
Donauinselfest merupakan festival musik terbuka terbesar di dunia, yang diselenggarakan di sebuah pulau di pinggiran Sungai Danube, Wina, Austria. Acara tahunan ini mampu menarik hingga jutaan pengunjung selama tiga hari, bahkan pernah mencatatkan rekor tertingginya mencapai 3,1 juta penonton pada tahun 2016.
Festival ini menjadi tuan rumah bagi seniman lokal dan internasional di seluruh Eropa. Dengan menyajikan banyak genre musik, mulai dari pop, rock, rap, hip-hop, metal, blues, reggae, hingga musik elektronik, semuanya bisa disaksikan di berbagai panggung.
Menariknya, untuk bisa mengunjungi festival ini tidak diperlukan tiket alias gratis! Diadakan pada akhir Juni setiap tahunnya, pengunjung dapat merasakan keseruan 600 jam musik dan 17 tema berbeda.
Tomorrowland
Salah satu genre yang diminati di dunia adalah electronic dance music atau EDM. Dan kini festival musik EDM kian menjamur di dunia, bahkan di Indonesia. Untuk kelas dunia, Tomorrowland menjadi festival musik EDM terbesar.
Sejak pertama kali digelar pada tahun 2005, Tomorrowland selalu berkembang maju. Mulai dari hanya digelar selama satu hari, hingga dua dan tiga pekan dengan masing-masing tiga hari di setiap pekannya. Mulai dari Martin Garrix, David Guetta, Afrojack, Tiesto, Zedd, Avicii, Steve Aoki, dan ratusan nama lainnya pernah meramaikan Tomorrowland. Tomorrowland merupakan mimpi bagi para musisi elektronik.
Summerfest
Disebut sebagai salah satu festival musik terbesar di dunia, Summerfest berlangsung selama 11 hari setiap tahunnya di tepi Danau Michigan, Milwaukee, Wisconsin. Acara ini menampilkan lebih dari 800 pertunjukan musik, mulai dari bintang ternama hingga pendatang baru.
Selain konser, ada juga pertunjukan seni, budaya, komedi, area bazaar, hingga kuliner lezat dari restoran-restoran di Milwaukee. Dengan biaya masuk hanya USD20 (sekitar Rp340 ribu), pengunjung sudah bisa mendapatkan akses ke festival megah musim panas ini.
Festival ini berlangsung dari akhir Juni hingga awal Juli, menarik sekitar 800.000 hingga 1 juta pengunjung setiap tahun.
Coachella Valley Music and Arts Festival
Sobat Kovermagz pasti kalian tahu Coachella Valley Music and Arts Festival atau kerap disebut Coachella Festival. Ya, festival ini sangat populer hingga ke seluruh dunia. Digelar di Empire Polo Club, California, Coachella Festival berhasil menampilkan beragam musisi besar dunia. Mulai dari Oasis, Radiohead, Coldplay, Red Hot Chilli Peppers, Lady Gaga, Kendrick Lamar, Tyler, the Creator, Ariana Grande, Harry Styles, hingga Doja Cat pernah tampil di sini.
Fun fact, festival ini identik dengan outfit bohemian atau boho chic. Yup, bahkan festival ini pun memiliki outfit yang sangat identik dengan acaranya. Di Coachella, kamu tak hanya merasakan experience menonton penampilan beragam musisi, tapi ambiance di sini juga merupakan salah satu daya tarik Coachella Festival. Dan di sini, para pengunjung berlomba-lomba menggunakan pakaian terbaiknya. Psstt… ada beberapa musisi asal Indonesia yang pernah tampil di sini yaitu, Niki, Rich Brian, Warren Hue, dan Dougy Mandagi dengan band-nya yakni The Temper Trap.
International Jazz Day, Chicago
Jazz telah lama menjadi bagian dari identitas Chicago, sejajar dengan kuliner khas dan gaya arsitekturnya yang ikonik. Kota ini pun dinilai sebagai tempat yang tepat untuk menjadi tuan rumah dari festival International Jazz Day, sebuah perayaan musik yang melibatkan berbagai lapisan kota.
Agenda utama dalam perayaan ini adalah konser spesial yang menghadirkan Herbie Hancock, Duta Besar Kehormatan UNESCO, bersama sejumlah musisi jazz lokal yang akan digelar pada tanggal 30 April.
Selain konser utama, rangkaian acara lain juga disiapkan untuk menjangkau masyarakat lebih luas dan diharapkan mampu menghidupkan suasana kota dan menegaskan kembali posisi Chicago sebagai salah satu pusat jazz dunia.
Laneway Festival, Australia dan New Zealand
Laneway Festival merupakan festival musik yang paling dinantikan di kawasan Australia dan New Zealand. Pada edisi 2026 ini, festival digelar pada 5-15 Februari dan dijadwalkan singgah di enam kota, dimulai dari Auckland, Selandia Baru, lalu berlanjut ke sejumlah kota di Australia.
Festival musik ini selalu menghadirkan musisi dengan kualitas tinggi. Pada 2026, sejumlah nama yang tengah naik daun seperti Chappell Roan, PinkPantheress, dan Wolf Alice akan tampil memeriahkan acara itu.


