
Kopi adalah salah satu minuman paling populer di berbagai negara, dinikmati oleh jutaan orang setiap hari. Hal yang membuat kopi begitu istimewa adalah keragaman cita rasanya, yang berasal dari berbagai varietas kopi.
Setiap varietas memiliki karakteristik unik yang dipengaruhi oleh faktor seperti tempat tumbuh, metode pengolahan, dan genetik tanaman itu sendiri. Dalam artikel ini, AEKI akan membahas 13 varietas kopi terbaik di dunia, termasuk keunggulan dan keunikan yang dimilikinya.
Dari sekian banyaknya jenis kopi, ada beberapa jenis biji kopi yang memiliki rasa terbaik dibanding dengan jenis biji lainnya. Mengutip dari berbagai sumber, berikut ini biji kopi terbaik di dunia:
Typica
Varietas kopi Typica adalah salah satu jenis kopi arabika tertua di dunia. Varietas ini dikenal menghasilkan rasa manis, lembut, dan aroma yang kompleks. Typica sering dianggap sebagai varietas dasar yang menjadi cikal bakal banyak jenis kopi lainnya.
Kopi ini tumbuh subur di daerah dengan ketinggian tinggi dan membutuhkan perhatian khusus selama budidaya. Sehingga menjadikan jenis Typica salah satu jenis spesies kopi terbaik di dunia saat ini.
Kopi Mandheling Sumatera
Kali ini datang dari biji kopi asal Indonesia. Kopi yang ditanam di daerah Lintong di Sumatera bagian tengah utara dekat Danau Toba, menjadi kopi yang cukup terkenal di kalangan penikmat kopi sebagai kopi dengan rasa manis, dan aroma yang kompleks.
Selain itu, aroma herbal dari kopi ini tidak ditemukan di kopi Amerika Selatan atau Afrika. Dengan keasaman yang cukup untuk memberikan semangat, kopi Mandheling sering memberikan rasa coklat manis.
Meskipun ditanam di ketinggian yang tidak terlalu tinggi, sekitar 750 – 1.500 meter di atas permukaan laut, tetapi kopi ini ditanam di tanah vulkanik yang kaya dan iklim tropis, sehingga rasa dari kopi ini terus berkembang.
Kona Hawaii
Biji kopi Kona Hawaii terbaik ditanam pada ketinggian sekitar 2.000 mdpl, tepatnya di lereng Gunung Mauna Loa dan Hualalai, Hawaii. Setelah buah kopi dipanen dan diambil bijinya, proses pemanggangan dilakukan dengan baik agar biji kopi mengeluarkan rasa yang premium. Kona Hawaii sendiri dikenal dengan rasanya yang kaya namun ringan dan lembut.
Kopi Mandheling Sumatera
Kali ini datang dari biji kopi asal Indonesia. Kopi yang ditanam di daerah Lintong di Sumatera bagian tengah utara dekat Danau Toba, menjadi kopi yang cukup terkenal di kalangan penikmat kopi sebagai kopi dengan rasa manis, dan aroma yang kompleks.
Selain itu, aroma herbal dari kopi ini tidak ditemukan di kopi Amerika Selatan atau Afrika. Dengan keasaman yang cukup untuk memberikan semangat, kopi Mandheling sering memberikan rasa coklat manis.
Meskipun ditanam di ketinggian yang tidak terlalu tinggi, sekitar 750 – 1.500 meter di atas permukaan laut, tetapi kopi ini ditanam di tanah vulkanik yang kaya dan iklim tropis, sehingga rasa dari kopi ini terus berkembang.
Kopi Tanzania Peaberry
Tumbuh di Gunung Meru dan Gunung Kilimanjaro, biji kopi Tanzania Peaberry merupakan jenis arabika dengan tubuh sedang dan keasaman buah yang memikat.
Kopi Tanzania memiliki rasa yang dalam dan kaya, kekayaan rasanya seperti perpaduan yang pas antara kismis hitam dan cokelat. Muncul pula sedikit rasa pahit yang semakin lama kian melebur dan berubah menjadi manis ketika kopinya ditelan.
Kopi ini memiliki tekstur yang sedikit kental dengan aroma buah yang segar. Berbeda dengan biji kopi lain yang terdiri dari dua biji kopi, kopi satu ini berasal dari buah yang hanya memiliki satu biji kopi di setiap buahnya.


