Cara Kerja StarlinkĀ
We Forum menjelaskan satelit ini bisa membantu menghubungkan masyarakat yang tidak terhubung dan menjembatani kesenjangan digital yang meninggalkan komunitas terpencil dan pedesaan.
LEO beroperasi lebih dekat ke planet, sekitar hingga 2.000 km di atas permukaan Bumi. Ini jauh lebih dekat dari satelit geostasioner tradisional yang mencapai sekitar 36 ribu km di atas permukaan Bumi.
Dalam penggunaan Starlink, yang dibutuhkan adalah menyiapkan parabola kecil untuk menerima sinyal dan meneruskan bandwidth ke router Anda. Perusahaan satelit tersebut juga memiliki sejumlah opsi pemasangan untuk atap, pekarangan, dan bagian luar rumah Anda. Bahkan, mereka memiliki aplikasi di Android dan iOS yang menggunakan augmented reality untuk membantu pelanggan memilih lokasi dan posisi terbaik.
Merujuk pada situs pelacak kecepatan internet Ookla, kecepatan unduh dari satelit Starlink selama kuartal keempat 2021 mencapai 100 megabit per detik (Mbps) di 15 negara berbeda.
Seperti di Amerika Serikat, layanan tersebut menawarkan kecepatan unduh rata-rata sekitar 105 Mbps dan kecepatan unggah rata-rata sekitar 12 Mbps. Bahkan, kecepatannya mencapai lima hingga enam kali lebih baik dari pesaingnya, yaitu Viasat dan HughesNet.
Menurut penjelasan di situs Starlink, pengguna dapat mengharapkan kecepatan data bervariasi dari 50 hingga 150 Mbps dan latensi dari 20 hingga 40 milidetik di sebagian besar lokasi selama beberapa bulan ke depan. Saat ini, pihak Starlink pun tengah meluncurkan lebih banyak satelit, meningkatkan perangkat lunak jaringan, kecepatan data, latensi, dan waktu aktif akan meningkat secara dramatis.



