Mengenal 7 Rempah-rempah yang Berasal dari Bunga

102

Pernahkah anda mendengar jika rempah-rempah berasal dari bunga? Tentunya belum bukan? Pasalnya, kita hanya mengira jika rempah-rempah itu hanya berasal dari rimpang, umbi, daun atau batang. 

Padahal selain keempat itu, terdapat satu jenis rempah-rempah lainnya. Uniknya, rempah-rempah tersebut berasal dari bunga. Sangat ajaib bukan? Diketahui keajaiban bunga ini tidak hanya terletak pada keindahan visualnya, tetapi mampu menambah rasa pada makanan layaknya rempah-rempah. 

Rempah-rempah sangat berperan penting dalam dunia kuliner. Pasalnya, tanpa adanya rempah-rempah, hidangan makanan seperti terasa hambar. Sebaliknya, jika menggunakan rempah-rempah, rasa dan aroma dari rempah-rempah akan membuat makanan terasa jauh lebih kaya. Lantas apa saja rempah-rempah yang berasal dari bunga? Melansir dari sumber terpercaya, berikut ini kami telah merangkumnya. 

Saffron

Saffron red stamens and crocuses in a wooden bowl and filled jar with stamens on a wooden table. Dry saffron is used as a spice in cooking and has medicinal properties.

Yang pertama ada saffron. Saffron atau dikenal sebagai emas merah adalah salah satu rempah termahal di dunia dan berasal dari bunga Crocus sativus. Rempah ini terkenal dengan warna merah cerah, aroma yang khas, dan rasa yang sedikit pahit. Benang-benang dari putik bunga dikumpulkan dan dikeringkan untuk digunakan terutama sebagai bumbu dan pewarna dalam makanan. Pengumpulan benang ini dilakukan secara manual, sehingga membuat harga dari saffron semakin mahal.

Selain digunakan untuk masakan, saffron juga memiliki berbagai manfaat yang baik untuk kesehatan. Rempah ini kaya akan antioksidan seperti crocin, picrocrocin, dan safranal, yang dapat membantu melawan stres oksidatif dan radikal bebas dalam tubuh. 

Saffron juga berperan dalam melindungi tubuh dari gangguan sistem saraf dan mungkin membantu meningkatkan suasana hati serta menjadi tambahan yang berguna untuk pengobatan depresi. Harga untuk saffron asli bisa mencapai US$10.000 atau sekitar Rp150 juta per kilogram.

Kecombrang 

Memiliki nama lain, yakni kincong atau honje. Di Sumatera, kecombrang biasanya digunakan untuk membuat kari dan gulai. Kecombrang yang digunakan adalah kecombrang kuncup dan berwarna merah muda. 

Bagian dalam kecombrang bening, berair, dan memiliki biji yang berwarna hitam kecil. Cara pengolahannya adalah dengan diiris, lalu ditumis atau dicampurkan langsung ke dalam masakan. Kecombrang memiliki rasa segar, yang biasanya digunakan untuk mengurangi aroma amis pada ikan, serta memberikan rasa asam pada sambal, tumisan, atau hidangan berkuah.

Bunga bawang

Memiliki batang panjang berwarna hijau yang lunak dan berongga dengan putik bunga di bagian ujung. Pilihlah bunga bawang yang masih kuncup, karena akan membuat masakan dengan citarasa yang pas walaupun dengan bumbu yang sangat sederhana.

Bunga Sedap Malam      

Dikenal juga dengan nama kembang gedang. Bunga sedap malam adalah bunga pisang yang dikeringkan, seringkali digunakan sebagai isian Sup Kimlo. 

Kapulaga 

Merupakan rempah yang berasal dari biji bunga Elettaria cardamomum yang tumbuh di hutan-hutan tropis. Rempah ini memiliki aroma yang khas dan sedikit manis, sering dibandingkan dengan mint. Tanaman kapulaga memiliki bunga yang tersusun dalam tandan yang muncul dari rimpang-rimpangnya secara langsung. Biji kapulaga yang beraroma wangi ini sering digunakan dalam masakan India untuk menambahkan kedalaman rasa pada kari dan biryani.

Kapulaga juga digunakan dalam masakan Timur Tengah dan Skandinavia, serta minuman chai dan kopi. Selain kegunaannya dalam kuliner, kapulaga juga memiliki manfaat kesehatan. Ia mengandung fitokimia yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri. Rempah ini merupakan salah satu yang cukup mahal, terutama karena proses panennya yang sangat intensif dan manual. Harga 1 kilogram kapulaga berkisar Rp260 ribuan hingga Rp700 ribuan tergantung kualitas dan bentuk produk.

Cengkeh 

Merupakan rempah yang berasal dari bunga tanaman Syzygium aromaticum. Bunga cengkeh memiliki kelopak merah muda, tetapi rempah ini diambil dari kuncup bunga yang belum mekar. Cengkeh memiliki aroma yang kuat, pedas, dan manis. Biasanya digunakan sebagai bumbu dalam masakan dan sebagai bahan dalam pembuatan rokok kretek.

Kuncup bunga yang belum mekar ini digunakan dalam bentuk utuh atau bubuk untuk memberikan rasa khas pada masakan. Cengkeh sering digunakan di berbagai hidangan mulai dari India hingga Eropa, bahkan menjadi bahan utama dalam pembuatan bir dan minuman beralkohol lainnya. Rempah ini juga memiliki khasiat yang besar karena memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi. Keunikan cengkeh terletak pada minyak atsiri yang terkandung dalam bunganya, terutama eugenol, yang memberikan aroma pedas dan tajam.

Bunga Telang

Warna birunya yang langka kerap dicari untuk dijadikan pewarna makanan atau minuman yang alami. Misalnya saja seperti mie kuah, bolu kukus, dan bahkan minuman seperti lemon tea yang disajikan di hotel maupun restoran.

 

Inilah jenis-jenis rempah yang berasal dari bunga. Rempah-rempah ini sangat dapat kita temukan di berbagai hidangan dan obat tradisional. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba!