Mengelilingi Pesona Keindahan Laut Cina Selatan

14

PATA (Pasific Asian Travel Association) bekerja sama dengan Malaysia Tourism Board mengadakan Mega Fam – ADVENTURE TRAVEL CONFERENCE AND MART FEBRUARY 12-14 2020. Tahun ini Sabah terpilih sebagai tuan rumah tepatnya di Kota Kinabalu.  

Sejumlah 36 partisipan media dari 11 negara terpilih untuk meliput langsung rangkaian acara selama 5 hari di kota tersebut.

Hari pertama pertemuan  diadakan di dermaga pelabuhan Sutera Horbour Jetty tepatnya  diatas kapal pesiar bernama North Borneo Cruises, Zulkifli bin Md.Said selaku Deputy Directoral General (planning) turut serta menyambut awak media. serangkaian acara lainnya adalah jamuan makan malam dan hiburan dari band lokal.

Indahnya Suasana sunset sambil Mengitari sebagian dari Laut Cina Selatan yang berbatasan langsung dengan Brunei Darussalam dan Indonesia tepatnya  pulau Kalimantan yang nantinya akan menjadi ibu kota negara Indonesia merupakan salah satu hal yang paling mengesankan.

Anda dapat menikmati wisata alam tepatnya di atas kapal pesiar ini dengan memilih dua paket yang telah disediakan, yaitu Cruise Oute Legend: Kota Kinabalu Island morning Cruise yang dibanderol seharga RM 90 atau setara dengan 3Rp. 15000 ribu rupiah. Anda bisa memilih Sunset & KK City Night Dinner Cruises yang akan membawa anda ke suasana yang lebih romantis sambil menikmati matahari terbenam di ujung hamparan laut cina selatan. Rate untuk paket ini dimulai dari RM 195  setara dengan Rp. 682.500. 

Dalam penyambutannya kepada awak media internasional bapak Zulkifli bin Md.Said selaku Deputy Directoral GENERAL (planning) memberikan langsung sertifikat kepada media yang akan berpartisipasi penuh dalam rangkaian acara promosi pariwisata sabah ini untuk lima hari ke depannya.  

Beliau mengatakan ada beberapa program yang akan digalakkan untuk kedepannya khususnya bagi wisata luar negeri terutama dari Indonesia, yaitu wisata berbelanja, hiburan seperti konser kolaborasi antar penyanyi Malaysia dengan penyanyi Indonesia begitu juga dengan wisata medis dimana warga negara Indonesia terkhususnya yang datang dari sumatera utara tercatat merupakan persentase terbesar yang datang ke Kuala Lumpur dan Penang. Kehadiran perlombaan Moto GP tahun 2019 silam pun menjadikan Malaysia ramai dikunjungi wisatawan dari belahan dunia terutama eropa.  

“Tidak dipungkiri krisis virus corona yang melanda sebagian besar benua asia selama satu bulan belakangan ini sedikit banyak mempengaruhi niat para turis untuk bepergian ke luar negeri terutama karena kasus ini terjadi di negeri bambu cina tercatat mengalami penurunan sebanyak 15-20 % dari 2,5 juta orang yang dimana turis asal cina merupakan turis terbanyak sepanjang sejarah yang datang ke negeri jiran, Malaysia. Sehingga target 4,5 juta orang untuk tahun ini kemunginan besar tidak akan tercapai dikarenakan segala akses turis terpaksa diberhentikan untuk sementara selama 3 bulan ke depan bahkan jika keadaan belum membaik masa transisi akan diperpanjang selama 10 bulan ke depan sampai keadaan benar-benar membaik maka kedatangan dan kepergian para turis cina ke Malaysia maupun Malaysia ke cina kembali diberlakukan seperti sedia kala. ” tambahnya

Meskipun begitu para turis dari mancanegara yang lain tetap diharapkan kedatangannya seperti dari Asia Timur dan Asia Barat. Malaysia Tourism Board memiliki keunggulan serta maksud dan tujuan dari sejumlah program pariwisatanya. Tercatat tahun ini Negara Malaysia terpilih oleh PATA (Pasific Asian Travel Association).

Reporter dan Fotografer: Annette Sini suka

Baca Juga:  3 Tempat Wisata di Sumut Ini Ditutup Karena Corona