Meneropong Bisnis Orang Terkaya di Dunia, Elon Musk Pendiri Tesla dan SpaceX

73

Forbes kini menobatkan Elon Musk menjadi orang kaya sedunia. Dengan memiliki kekayaan pribadi mencapai USD 219 miliar atau sekitar mendekati empat ribu triliun rupiah. Begitu juga versi Bloomberg, elon mendominasi berdasarkan data Bloomberg Billionaire Index 2022.

Tak hanya itu, Elon juga menjadi orang pertama sepanjang sejarah dengan pencapaian pajak terbesar di dunia senilai hampir dua ratus triliun rupiah. Di Amerika, Elon diberi predikat oleh pers Amerika dengan sebutan celebrity zillionaire dan charismatic genius.

Elon Musk bukanlah nama baru dalam bisnis dunia. Ia terlahir dengan privilege kedua orang tuanya. Ayahnya adalah pemilik tambang di kawasan Afrika Selatan dan ibunya mantan model kebangsaan Kanada. Namun perjalanan bisnis yang ia lakukan cukup panjang hingga kini dikenal sebagai orang terkaya sedunia.

Elon semasa kuliah di Stanford University, salah satu kampus top di Amerika. Ia tidak sempat mendapatkan gelar dan memutuskan DO. Sejak ia memutuskan tidak melanjutkan pendidikan, Elon membangun bisnis bersama saudara kandungnya, Kimbal. Saat itu, trend bisnis yang sedang naik daun adalah bisnis dot.com. Ia kemudian berniat membangun perusahaan web software bersama dengan Kimbal.

1. Zip2

Perusahaan itu Elon beri nama Zip2 didirikan pada tahun 1995, perusahaan ini menyediakan platform pembuatan peta internet. Kemudian berjalan 4 tahun. Altavista, anak usaha perusahaan Compaq, mengakuisisi Zip2 dengan nilai tunai sebesar USD 307 juta dan tambahan saham sebesar USD 34 juta.

Baca Juga:  Piala Presiden Pesparawi XIII Disambut di Kota Medan

2. Xcom/Paypal

Perjalanan bisnis Elon tidak hanya sampai disitu. Kemudian ia mendirikan perusahaan lain yakni xcom yang bergerak dalam lingkup online banking. Pada tahun 2000 xcom bergabung dengan Confinity sehingga membuahkan kesepakatan dengan menamai paypal yang kini mendunia sebagai platform online banking terpopuler.

Dengan kesuksesan paypal sebagai platform online banking. Kembali Elon menjual perusahaan tersebut pada tahun 2002 kepada perusahaan e-commerce Ebay sebesar USD 2.1 miliar dan Elon mendapatkan hasil sekitar USD 247 juta.

3. SpaceX

Setelah itu, ia kini memulai bisnis baru yang bergerak dibidang teknologi angkasa. Ia ikut serta dengan perusahaan nirlaba Mars Society, yang bergerak khusus di bidang eksplorasi planet mars yang bertujuan membangun kehidupan manusia di planet tersebut.

Namun perjalanan bisnis tersebut gagal akibat ditolak oleh banyak perusahaan Rusia dalam negosiasi penjualan ICBM  (Intercontinental Ballistic Missiles – Rudal antar benua). Kegagalan itu memutuskan Elon membangun perusahaan sendiri yang berfokus untuk memproduksi roket.

Perusahaan tersebut adalah Space Exploration Technologies Corp., disingkat SpaceX. Pencapaian SpaceX sebagai perusahaan yang memproduksi roket kini sudah lebih dari 140 peluncuran dan menjadi private company yang pertama yang mengirimkan antariksawan ke stasiun angkasa luar.