Kuliner Pagaruyung

317

Kuliner Pagaruyung terletak di Jalan Pagaruyung dan kawasan Little India. Pusat jajanan kuliner ini menjadi destinasi wajib bagi wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara menikmati aneka hidangan khas India di Kota Medan.

Little India dahulu bernama Kampung Madras atau sering disebut Kampung Keling. Banyak masyarakat keturunan India yang bermukim di dekat Kuil Sri Mariamman, yang merupakan kuil Hindu tertua di Kota Medan.

Kuliner Pagaruyung sudah hadir sejak tahun 90-an silam. Kuliner Pagaruyung dibentuk mulanya untuk mengumpulkan para pedagang yang tersebar di beberapa kawasan Little India. Selain mendukung penataan kota, masyarakat juga semakin mudah mengakses beragam jenis makanan.

Mayoritas pedagang yang ada di Kuliner Pagaruyung adalah warga Kampung Madras dan beretnik India. Gerai makanan yang ada di sini merupakan warisan turun-temurun. Resep yang digunakan juga masih sama dengan yang terdahulu demi menjaga kualitas dan cita rasanya. 

 

Kuliner Pagaruyung sepanjang 100 meter ini terdiri dari 30 stan yang berjejer dan saling berhadapan. Selain tersohor akan makanan khas India seperti martabak, roti canai, nasi briyani dan mie rebus, kini Kuliner Pagaruyung juga menyediakan hidangan nusantara lainnya seperti nasi goreng, ayam penyet, sate padang, siomay, soto dll.

Pada tahun 2009, Kuliner Pagaruyung ditetapkan sebagai Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) karena merupakan pusat jajanan kuliner yang ada di Kota Medan dan menerima anggaran khusus untuk biaya pemeliharaan serta perawatan.

Hidangan Khas India

Jika Anda ingin mencicipi masakan khas India, datanglah ke Kuliner Pagaruyung. Martabak Bang Amran merupakan salah satu gerai yang menawarkan aneka olahan martabak. Martabak telur adalah menu yang wajib Anda coba jika berkunjung ke sini. Dilengkapi dengan kari kambing yang lezat beraroma rempah yang kuat, menjadikan martabak telur ini istimewa.

Martabak mesir juga menjadi menu andalan yang sering dipesan pelanggan. Terdapat potongan daging pilihan yang disajikan dengan kuah cuka beserta potongan cabai rawit menghasilkan cita rasa gurih yang kental.

Ada juga roti canai yang bisa dinikmati dengan gula ataupun kuah kari. Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau, mulai dari Rp7.000,- hingga Rp30.000,-. Walaupun murah, soal kualitas dan rasa tidak perlu diragukan lagi.

Anda juga bisa menemukan masakan khas India lainnya seperti Nasi Briyani di Warung Tiara. Nasi Briyani diracik dengan bumbu yang kaya akan rempah-rempah terutama kunyit dan ketumbar sehingga menghasilkan warna kekuningan pada nasinya.

Disajikan bersama kari ayam atau kari kambing, acar timun dan paceri nanas menjadikan santapan ini gurih, lezat dan tak boleh dilewatkan. Seporsi Nasi Briyani hanya dibanderol dengan Rp30.000,- untuk kari ayam dan Rp35.000,- untuk kari kambing.

Mie Rebus Ramli juga patut dicoba bagi Anda yang ingin menyantap masakan berkuah. Kuah kaldunya yang kental dipadukan dengan bumbu kacang dan disiram ke atas mie yang masih hangat, sangat pas dinikmati saat malam hari.

Kuliner Pagaruyung beroperasional mulai pukul 17.00 – 00.00 WIB, saat weekend atau Hari Libur Nasional bisa sampai pukul 02.00 WIB. Beberapa gerai di sini juga sudah menerima pembayaran secara digital dan menerima layanan delivery dari ojek online. Tentu ini memudahkan para pelanggan menjangkau menu-menu kesukaan mereka.

Tak jarang Kuliner Pagaruyung mendapat pesanan secara “drive thru”. Para pembeli hanya melintasi Jalan Pagaruyung sambil memesan makanan dari kendaraan. Cukup satu hingga dua kali putaran keliling Pagaruyung, pembeli sudah bisa mendapatkan pesanannya tanpa perlu mencari tempat parkir.

Gelar Kegiatan Menarik

Keberadaan Kuliner Pagaruyung pun memiliki daya tarik tersendiri bagi para pendatang. Tak jarang para bule bertandang merasakan berbagai hidangan yang ditawarkan. Bila masa liburan tiba seperti malam Tahun Baru atau menjelang Lebaran, gerai-gerai Kuliner Pagaruyung meraup omzet besar-besaran. 

Namun sayang, beberapa tahun belakangan ini pendapatan para pedagang Kuliner Pagaruyung mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh persaingan ketat antar pedagang serta kemunculan kafe-kafe baru yang menawarkan harga miring dan fasilitas terkini.

Rahmat Syah selaku Ketua Paguyuban Pedagang Kuliner Pagaruyung “Little India” Kota Medan mengungkapkan akan menggelar acara yang bertajuk Little Indian Festival pada 7 Desember 2019 di kawasan Pagaruyung.

“Nantinya akan ada Bollywood Dance Performance atau kami sebutnya Bollywood Night. Jadi pengunjung bisa menyaksikan penampilan sambil menikmati Kuliner Pagaruyung,” tuturnya.

Acara ini diharapkan dapat meningkatkan grafik pengunjung Kuliner Pagaruyung dan memperkenalkan Kuliner Pagaruyung sebagai salah satu destinasi kuliner di Kota Medan, apalagi kawasan Little India sudah dikenal sebagai objek wisata.

“Kalau di dunia, Little India ada di Sydney dan Singapura. Di Indonesia, cuma di Medan yang diresmikan. Kami harap Pemerintah Kota Medan serius membina ini sehingga menjadi daya tarik wisatawan,” tambah Rahmat.

Penulis: Indriyana Octavia Fotografer: Vicky Siregar.

Baca Juga:  INVASI BATAS UTARA, ALBUM KEDUA DAN PENANDA KEMBALINYA VINTAGE GLASSES