Khasnya Lebaran, 4 Makanan Ini Wajib Kamu Cicipi

119

Hari Lebaran telah tiba, masyarakat Indonesia yang terdiri dari bermacam-macam suku memiliki banyak sekali tradisi yang tak ada di negara lain untuk menyambut dan merayakan lebaran.

Tradisi-tradisi tersebut seperti mudik, berkumpul bersama keluarga, baju baru hingga tersajinya hidangan dengan beragam menu. Masyarakat Indonesia memiliki menu makanan yang sepertinya wajib tersaji karena selalu ada untuk dinikmati saat lebaran. Karena selalu terhidang, 5 menu makanan di bawah ini dianggap menjadi hidangan wajib dan identik dengan momen Hari Lebaran.

Adapun kelima menu makanan tersebut yaitu:

  1. Rendang Padang

Rendang padang, makanan asli suku minang ini memiliki cita rasa yang kaya akan rempah-rempah. Dipadu dengan proses pembuatan yang berjam-jam lamanya menjadikan rendang padang sebagai salah satu hidangan nusantara termashyur di mancanegara. Rendang berasal dari kata marandang atau proses memasak untuk menghilangkan air. Biasanya membutuhkan waktu sekitar 7-8 jam hingga daging menjadi kering, minyak naik dan tak ada air.

Ada beragam jenis rendang seperti rendang dengan ayam, paru, kentang, belut, udang, telur, itik, ikan, belut hingga daun-daunan serta umbi-umbian. Bumbu wajib rendang yaitu bawang putih, bawang merah, jahe, laos, cabai merah, daun kunyit dan daun jeruk. Selain bumbu, pemakaian santan juga ikut berperan dalam kenikmatan rendang. Bahan yang satu ini wajib digunakan. Biasanya untuk 1 kg daging, dibutuhkan santan dari 3-4 butir kelapa. Pembuatan rendang sendiri melalui tiga tahapan yaitu gulai, kalio hingga terciptalah rendang padang yang nikmat.

Selain bumbu, pemakaian santan juga ikut berperan dalam kenikmatan rendang. Bahan yang satu ini wajib digunakan. Biasanya untuk 1 kg daging, dibutuhkan santan dari 3-4 butir kelapa. Pembuatan rendang sendiri melalui tiga tahapan yaitu gulai, kalio hingga terciptalah rendang padang yang nikmat.

2. Lontong Sayur

Tak hanya saat lebaran, Lontong Sayur pun menjadi menu favorit untuk mengisi perut di pagi hari. Hidangan ini diracik dari potongan lontong yang disiram sepiring penuh sayur gurih. Tak lupa ditambahkan telur atau tahu sambal. Bagi anda pecinta kerupuk, dapat pula menikmatinya secara bersamaan agar rasanya lebih nikmat. Bukan hanya dari Betawi, lontong sayur juga ada hampir di seluruh Indonesia seperti Medan, Bandung, hingga Banjar. Hanya saja tambahan lauk yang menjadikannya ciri khas masing-masing daerah. Seperti di Medan, ada penambahan tauco udang yang menghadirkan rasa pedas dan gurih. Sungguh penambah nikmat yang enak, rasanya pedasnya hadir dengan aroma yang bikin ngiler!

Bukan hanya dari Betawi, lontong sayur juga ada hampir di seluruh Indonesia seperti Medan, Bandung, hingga Banjar. Hanya saja tambahan lauk yang menjadikannya ciri khas masing-masing daerah. Seperti di Medan, ada penambahan tauco udang yang menghadirkan rasa pedas dan gurih. Sungguh penambah nikmat yang enak, rasanya pedasnya hadir dengan aroma yang bikin ngiler!

Lontong sayur akan lebih enak jika dinikmati bersama daging ayam suwir, remahan bawang goreng ataupun sambal. Hanya saja semua hadir sebagai alternatif karena menikmati lontong sayur harus disesuaikan dengan selera masing-masing. Kuncinya, sebaiknya dinikmati selagi hangat.

3. Opor Ayam

Opor ayam merupakan masakan yang sangat dikenal di seluruh Indonesia. Sajian ayam rebus yang diberi bumbu kental dari santan ini rasanya nikmat sekali. Berbagai bumbu ditambahkan seperti serai, kencur, cabai, bawang yang ditumbuk halus lalu ditumis hingga benar-benar matang. Penggunaan santan yang diperas dari kelapa tua juga menjadi kunci utama kenikmatan opor ayam.

Tak sulit memasak opor ayam karena bahan dan bumbu yang diperlukan tersedia dan mudah didapat. Bagi sebagian masyarakat, semarak lebaran tak lengkap rasanya tanpa sajian opor ayam. Biasanya opor ayam dinikmati dengan ketupat dan sambal goreng hati.

4. Ketupat

Ketupat rasanya sudah menjadi hidangan wajib saat lebaran. Ketupat dikenalkan pertama kali oleh Sunan Kalijaga pada abad ke-15 hingga awal ke-16. Siapa Sunan Kalijaga? Dia adalah Teolog dan satu dari Sembilan Walisongo yang berperan besar dalam penyebaran agama Islam di Jawa. Selama berdakwah di Demak, Sunan Kalijaga mengembangkan dua acara sesudah puasa Ramadhan, yaitu Bakda Lebaran serta Bakda Cilik atau Bakda Kupat. Bakda Lebaran dirayakan pada hari pertama Idul Fitri dengan berdoa dan silaturahmi. Bakda Kupat dirayakan sepekan setelahnya.

Selama berdakwah di Demak, Sunan Kalijaga mengembangkan dua acara sesudah puasa Ramadhan, yaitu Bakda Lebaran serta Bakda Cilik atau Bakda Kupat. Bakda Lebaran dirayakan pada hari pertama Idul Fitri dengan berdoa dan silaturahmi. Bakda Kupat dirayakan sepekan setelahnya.

Dalam acara Bakda Kupat, hampir semua orang membuat makanan olahan beras yang kemudian diberi nama kupat atau ketupat. Tak lupa anyaman segiempat juga dibuat dari janur muda yang kemudian diisi dengan beras. Setelahnya, tak lupa untuk dikukus dan dikeringkan. Ketupat dibagikan pada kerabat sebagai simbol kebersamaan dan saling berbagi. Biasanya ketupat dinikmati dengan opor ayam dan aneka jenis masakan lainnya.

(Dari Berbagai Sumber)