Istana Maimoon Mulai Terapkan Pengoperasian Secara Normal, Tengku Makmun: Harapannya Badai Pasti Berlalu

48

Medan, Kovermagz – Industri pariwisata memang menjadi salah satu sektor yang sangat terkena dampak pandemi covid-19. Meski sempat terpuruk, perlahan industri ini terus berupaya agar bisa bangkit kembali seperti sediakala.

Istana Maimoon, yang merupakan salah satu wisata budaya kota Medan pun turut terkena dampak. Sempat tutup dan buka kembali di Juli 2020, tempat yang berisikan sejarah Budaya Melayu ini masih terus berusaha mengembalikan kepercayaan wisatawan agar merasa aman saat berkunjung ke Istana Maimoon.

Saat dijumpai Senin lalu, Tengku Makmun Al-Rasyid selaku Ketua Harian Yayasan Harian Istana Maimoon mengatakan, “memang sangat terasa sekali dampaknya bagi industri ini. Dampak yang paling berasa jelas penurunan pengunjung yang drastis, jika biasa dulu kita 500 hingga 800 orang perhari, kini hanya 90-100 perharinya,” ucap Tengku.

Ia juga menerangkan: “hampir tak ada wisatawan luar, biasanya hanya warga Medan, atau jika ada yang datang dari luar Medan itupun tidak banyak,” tambahnya.

Meski mengalami perubahan yang sangat drastis, ia optimis industri ini akan bisa kembali pulih. Pihak yayasan dan Istana pun sedang bersiap untuk mengadakan sebuah acara kegiatan-kegiatan seni budaya melayu, yang diharap dapat menumbuhkan minat wisatawan bertumbuh.

“Kita terus lakukan upaya-upaya, walau kemarin sempat terhamhat akibat satu dan lain hal, tapi mudah-mudahan di bulan desember nanti kita akan buat kegiatan-kegiatan seni di Istana tapi dengan catatan semua aktifitas dan kegiatan tetap pada aturan dan protokol kesehatan yang memang ditetapkan,” tutur Tengku.

Baca Juga:  Resmi Tayang 4 Desember di Indonesia, Ini Sinopsis Singkat Film Disney: Mulan

Sejak diberlakukannya new normal, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menekankan protokol kesehatan yang ketat pada konsep kebersihan, kesehatan, dan keselamatan (Cleanliness, Health, and Safety/ CHS) sebagai tananan new nermal pada destinasi wisata sehingga hal ini diharap dapat menjadi strategi sektor pariwisata agar tetap produktif serta aman di masa new normal.

Ketika ditanya harapan mengenai industri ini Tengku menjawab: “harapannya ya badai pasti berlalu. Artinya gini, covid ini dampaknya luar biasa, disegala segmen kita kena dampak, terlebih industri kreatif. saya berharap memang segera berakhir, atau ada upaya pemerintah untuk membantu industri ini bangkit kembali. Turis mancanegara sebenarnya juga tergantung pemerintah, ketika pemerintah membuka diri, mereka akan menbuka perjalanan, tapi kalau pemerintah close mereka juga berani berkunjung, itu yang pertama. Kemudian yang kedua, kita juga berharap bantuan pemerintah untuk re-promote industri ini. Karena saya yakin semua industri akan start form zero, itu pasti. Harapan saya seperti itu,” tutup Tengku.

Penulis & Fotografer: Jehan Erwita