
Film ini mengangkat kisah mengenai seorang ayah, Pandu, yang bekerja sebagai anggota Densus 88, serta hubungan emosionalnya dengan putrinya, Olivia.Kisah ini dimulai dengan Olivia yang merasa kehilangan sosok ibu setelah ibunya meninggal dunia.
Kehidupan Olivia menjadi semakin sulit ketika ayahnya, Pandu, harus menghadapi konflik besar dalam tugasnya sebagai anggota Densus 88.
Film ini akan membawa penonton ke dalam ketegangan yang intens, sambil menonjolkan drama keluarga yang menggugah hati. Meskipun fokus cerita berbeda, kedua film ini tetap memiliki benang merah yang sama, yaitu berlatar belakang tragedi besar di Indonesia.
Berikut adalah beberapa fakta menarik dari film yang disutradarai oleh Ferry Pei Irawan ini:
1. Diambil Dari Kisah Nyata
Masih memiliki formula yang sama dengan versi pertamanya, film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia juga ceritanya terinspirasi dari kisah nyata sebuah tragedi yang pernah terjadi di Indonesia. Jika versi pertama mengangkat tragedi pengeboman di Mako Brimob pada 2018 lalu, kini Sayap-Sayap Patah 2 akan menggali cerita dengan latar belakang tragedi pengeboman gereja di Samarinda.
Pada tahun 2016, sebuah ledakan bom mengguncang Gereja Oikumene yang terletak di Jalan Cipto Mangunkusumo RT 03 Nomor 37, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda. Insiden tragis ini mengakibatkan lima orang terluka, dengan empat di antaranya mengalami luka bakar parah.
2. Tawarkan Cerita Penuh Luka & Harapan
Film ini akan bercerita tentang Pandu, seorang Densus 88 dan putri semata wayangnya, Olivia. Di tengah kesibukannya, Pandu tetap berupaya meluangkan waktu untuk putrinya, Olivia, yang masih berduka dan sangat membutuhkan kehadirannya.
Dalam masa sulit itu, hadir sosok Suri, guru Olivia, yang mendekat dan mengisi kekosongan dalam hati Olivia. Hubungan antara Pandu, Olivia, dan Suri pun perlahan tumbuh hangat, membentuk ikatan seperti keluarga kecil yang baru. Namun, situasi menjadi semakin rumit saat sebuah bom meledak di sebuah kafe, memaksa Pandu kembali tenggelam dalam tugasnya.
Ledakan itu bertepatan dengan bebasnya Leong, seorang kriminal yang sebelumnya ditangkap. Pihak kepolisian mencurigai Leong berada di balik serangan tersebut, dan Pandu ditugaskan untuk menyelidikinya. Ancaman balas dendam dari Leong dan kelompoknya rupanya tampak belum padam.
3. Arya Saloka Jadi Ayah Tunggal
Arya Saloka kembali ke dunia perfilman dengan peran yang menarik di film Sayap-Sayap Patah 2. Dalam sekuel ini, Arya memerankan Pandu, seorang anggota Densus 88 yang harus berjuang sebagai ayah tunggal setelah istrinya meninggal dunia. Karakter Pandu tidak hanya harus menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum yang berdedikasi, tetapi juga harus menjadi sosok yang tegas dan penyayang bagi putrinya, Olivia, yang masih kerap sedih sepeninggal ibunya.
Konflik batin yang dialami Pandu akan menjadi inti dari cerita ini. Dia berada di antara kebimbangan antara tanggung jawabnya dalam perannya menjaga keamanan dengan perannya yang lain sebagai orang tua yang penuh kasih sayang. Karakter ini pun menuntut Arya untuk mengeksplorasi layer emosi lembutnya sekaligus garang dalam satu waktu.
4. Peran Misterius Bio One
Salah satu hal yang menarik perhatian dalam Sayap Sayap Patah 2 adalah akting Bio One, yang sering dianggap underrated di industri perfilman Indonesia. Bio One dikenal memiliki kemampuan berakting yang mendalam dan kerap mendapatkan peran unik di film-film yang dibintanginya.
Dalam sekuel ini, dia berperan sebagai Askar, anak dari Leong, seorang kriminal yang sebelumnya ditangkap dan kini telah bebas. Dalam trailer, ekspresi Bio One sangat misterius, memancarkan dua sisi yang kontradiktif: tampak penuh dendam tetapi juga rapuh. Kombinasi ini menciptakan ketegangan emosional yang menggugah, membuat penonton bertanya-tanya bagaimana perjalanan karakter Askar akan memengaruhi jalan cerita.
5. Dibintangi Aktor Berbakat
Film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia menghadirkan deretan aktor dan aktris ternama, baik yang membintangi peran utama maupun pendukung. Deretan aktor tersebut adalah Arya Saloka yang akan memerankan karakter Pandu, Myesha Lin sebagai Olivia, Dara Sarasvati berperan sebagai Suri, dan Iwa K yang memainkan tokoh Leong.
Beberapa nama lain yang turut meramaikan film ini antara lain Bio One sebagai Askar, Nugie sebagai Sadikin, dan Meriam Bellina yang memerankan Indri. Selain itu, terdapat juga Aufa Assagaf yang berperan sebagai Simson, dan Muhammad Khan sebagai Wabil.


