Facebook luncurkan Pusat Informasi Ilmu Iklim

Upaya untuk mengatasi tantangan perubahan iklim juga dilakukan melalui kemitraan dengan lebih dari 70 tim pemeriksa fakta pihak ketiga secara global, demi mengurangi penyebaran misinformasi dan berita palsu seputar klaim terkait perubahan iklim. Seluruh klaim yang telah diperiksa dan dibantah oleh tim pemeriksa fakta, akan dikurangi distribusinya di Kabar Beranda dan postingan ini akan diberi label khusus pada Facebook dan Instagram sehingga orang-orang dapat memahami konten tersebut adalah tidak tepat.  

Secara khusus di Indonesia, Facebook berfokus mengajak publik untuk berpartisipasi aktif dalam memilah dan mengolah sampah, agar dapat terurai kembali ke alam dan bahkan menjadi barang yang bernilai ekonomis. Melalui Halaman Facebook Indonesia, Facebook mengajak orang-orang untuk menyimak bincang #PeduliLingkungan bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Bank Sampah Bintang Sejahtera dari Mataram, NTB, yang membahas persoalan sampah dan pengelolaannya di Indonesia.  

Perubahan iklim akan dapat ditangani jika komunitas global saling bekerja sama. Kami mengambil langkah-langkah penting untuk mengurangi emisi dan memberdayakan komunitas kami dengan informasi yang berlandaskan pada ilmu pengetahuan sehingga mereka memiliki sarana dan dapat mengambil keputusan yang tepat, serta mampu menciptakan dampak yang positif di komunitasnya. 

Peluncuran Pusat Informasi Ilmu Iklim dan bincang #PeduliLingkungan merupakan bagian dari kampanye #Indonesiaku, sebuah kampanye publik yang akan mengangkat berbagai kisah dan inspirasi dari komunitas dan pelaku usaha di Indonesia. Kampanye yang berlangsung selama setahun penuh ini bertujuan untuk membangun semangat kebersamaan, berbagi motivasi yang baik serta menyebarkan dampak positif yang mereka ciptakan dengan memanfaatkan platform Facebook dan keluarga besar aplikasinya. 

Penulis : Annette Thresia Ginting

Sumber : Axicom, Facebook