Di Guyur Hujan, Gerhana Matahari Cincin di Medan Tak Terlihat

37

Medan, Kovermagz.com – Sejak siang sekitar pukul 13.30 WIB para awak media telah datang berkumpul di Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (OIF UMSU) yang berada di jalan Denai, Minggu (21/2). Kali ini, tim OIF UMSU hanya mengizinkan beberapa media saja untuk meliputnya dengan tetap mengikuti protokol Pemerintah dengan menggunakan masker, berjaga jarak dan mencuci tangan sebelum masuk ke areal kampus tersebut.

Namun sayangnya, tepat pukul 14.00 WIB hujan pun mengguyur kota Medan sampai pukul 16.00 WIB. Sehingga. Dr Arwin Juli Rakhmadi Butarbutar selaku ketua OIF UMSU pun menyatakan bahwa titik puncak Gerhana Matahari Cincin itu terjadi di pukul 14.48 WIB.

“Sayang sekali, padahal kita sudah mempersiapkan alat-alat teleskop canggih di lantai 7 gedung kampus UMSU untuk menyaksikasan fenomena Gerhana Matahari Cincin selepas Dzhuhur tadi karena hujan terpaksa seluruh teleskop kita bawak masuk sembari menunggu hujan redah”, ucap Dr Arwin.

Aktifitas pengamatan gerhana matahari yang bisa diamati di wilayah Sumatera Utara merupakan fenomena alam menarik yang bisa terjadi 2 sampai 3 kali setahun. Pihak OIF sendiri menjadikan momen fenomena alam ini sebagai bahan penelitian evaluasi rasio gerhana dengan kamera DSLR.

Baca Juga:  Resmi Tayang 4 Desember di Indonesia, Ini Sinopsis Singkat Film Disney: Mulan

Selanjutnya, penelitian kemampuan daya tangkap kamera dalam pengamatan gerhana dengan kamera DSLR. Penelitian permukaan matahari dan fenomenanya saat gerhana dalam panjang gelombang hydrogen alpha – lunt solar systen.

“Gerhana matahari kali ini juga akan dijadikan objek penelitian perbandingan diameter matahari (pada gelombang white light) saat gerhana – kamera CCD,” katanya.

Sebenarnya, hujan sempat berhenti beberapa menit di pukul 15.20, namun matahari tertutup oleh awan tebal, sehingga tetap tidak keliatan. “Kita udah coba pantau lagi dengan teleskop, tapi tetap tidak kelihatan, sangat disayangkan sekali memang Gerhana Cincin Matahari kali ini tidak bisa terpantau dengan maksimal dan jelas”, pungkasnya.

Penulis & Fotografer: Vicky Siregar