
Seperti kita tahu bahwa setiap tanggal 21 April, diperingati sebagai Hari Kartini. Perayaan ini merupakan salah satu momen penting untuk mengenang perjuangan R.A Kartini sebagai pahlawan atas hak-hak perempuan. Karena itulah, jangan heran bila di jaman sekarang ini, banyak orang, tak hanya siswa maupun mahasiswa yang kerap merayakannya. Bahkan sederet selebriti Indonesia pun juga turut merayakan hari Kartini.
Menariknya, para artis Indonesia memaknai Hari Kartini dengan cara yang beragam. Ada yang melalui media sosial hingga aksi nyata. Nah, kali ini tim kovermagz akan mengajak anda untuk merayakan momen hari Kartini melalui lima cara artis Indonesia ini. Simak disini!
Andien
Andien merayakan Hari Kartini dengan unggahan reflektif dan personal. Ia mengajak kita belajar dari sosok R.A. Kartini sebagai perempuan yang berkarya di balik keterbatasan, tanpa panggung, tanpa kebebasan namun tetap setia menulis dan berpikir. Meski begitu, Kartini selalu memiliki “sumur” yang menjadi kekuatan berisi keberanian untuk berpikir, mempertanyakan, dan terus berjuang.
Menurut Andien, dari sosok Kartini kita bisa belajar tentang keberanian tersebut: berani melihat, berani mengenal, dan menjadi diri sendiri. Semangat Kartini akan selalu abadi untuk menjadi inspirasi tentang keberanian yang bisa kita lihat dari dalam diri kita.
“……Dari perempuan yang berkarya di balik tembok, kita banyak belajar tentang keberanian yang sebenarnya: berani melihat, mengenal, dan menjadi diri sendiri. Suaranya pun abadi, sampai hari ini dan nanti. Selamat Hari Kartini 🌹 “
Dian Sastrowardoyo
Di Hari Kartini, Dian Sastrowardoyo membagikan mimpinya untuk melihat banyak perempuan yang berkarya dan bersuara di industri film Indonesia masa depan. Hal tersebut ia sampaikan melalui akun Instagram pribadinya.
Untuk mewujudkan mimpinya, pemeran Kartini dalam film Kartini ini memberikan beasiswa pendidikan bagi perempuan muda yang memiliki minat di industri film melalui Yayasan Dian Sastrowardoyo yang bekerja sama dengan Jogja Film Academy. Ia percaya bahwa semangat Kartini tumbuh di bagian-bagian kecil melalui ilmu dan memberi ruang para Kartini muda untuk tumbuh dan saling belajar.
“Semangat Kartini, buat aku, hidup di ruang-ruang kecil seperti ini, saat ilmu dibagikan tanpa merasa paling tahu, dan mimpi-mimpi muda diberi ruang untuk tumbuh. Di antara percakapan sederhana itu, kita saling menyalakan cahaya, saling belajar, dan saling memberi ruang untuk terus tumbuh,” tulisnya.
Maudy Ayunda
Maudy Ayunda membagikan pemikirannya tentang kesetaraan gender yang sangat relevan dengan semangat Kartini. Bukan hanya sekedar untuk merayakan perempuan, Maudy mengajak untuk melanjutkan perjuangan menuju kesetaraan.
Maudy juga mengingatkan bahwa perubahan tidak bisa hanya dibebankan pada satu pihak. Laki-laki juga punya peran besar dalam menciptakan lingkungan yang lebih adil, dimulai dari hal-hal sederhana seperti berani bersuara hingga menghormati perempuan sebagai sesama manusia, bukan objek atau bahan lelucon. Menurutnya, ketimpangan gender bersifat struktural yang harus diperjuangkan bersama, bukan hanya segelintir orang.
“Selamat Hari Kartini. 🌸 Untuk para perempuan yang telah lebih dulu berjuang, dan untuk dunia yang masih kita bangun bersama,” tulisnya.
Cinta Laura
Cinta Laura membagikan pemikirannya dengan menyoroti kasus pelecehan pada perempuan di banyak universitas-universitas terbaik Indonesia. Menurutnya, orang-orang dengan intelektual tinggi tidak memiliki moral hingga kasus-kasus pelecehan terjadi. Mereka tidak memiliki rasa empati sehingga perempuan tidak memiliki ruang aman, bahkan di ruang intelektual. Terjebak dalam Rape culture menjadi akar masalah hal tersebut dinormalisasi dengan dalih “cuma bercanda”.
“Di Indonesia, fokusnya tentang perempuan yang harus menjaga diri, bukan tentang seseorang harus menghormati orang lain,” tegasnya.
“Kartini memperjuangkan untuk perempuan punya akses ke pendidikan yang tinggi. Perjuangan emansipasi saat ini bukan hanya soal seberapa banyak perempuan yang berhasil masuk ke dalam sistem. Tapi, juga soal berani bertanya, “apakah sistem yang kita masuki ini benar-benar layak, kalau kita harus takut pada orang yang benar-benar duduk di sebelah kita?”,” pungkasnya.
Pandangan yang disampaikan Cinta Laura menghadirkan refleksi kritis dalam memaknai Hari Kartini di masa kini. Perjuangan R.A. Kartini terhadap emansipasi perempuan semakin berkembang, jika dulu Kartini memperjuangkan hak pendidikan tinggi untuk perempuan, kini perjuangan itu untuk memastikan bahwa sistem pendidikan aman untuk perempuan.
Mikha Tambayong
Di Hari Kartini, Mikha Tambayong menyampaikan pesan bahwa perempuan bisa menjalankan berbagai peran, melakukan hobi yang disukai, dan menyuarakan pemikiran sekeras mungkin. Ia menyempatkan beberapa foto dirinya dengan profesi dan hobi yang sedang dijalani.
Dalam semangat Hari Kartini, perempuan hari ini bisa memiliki kebebasan untuk menjalani banyak peran yang dipilih, mengeksplorasi banyak hobi dan minat juga bisa bersuara dengan lantang. Perempuan bisa menentukan jalan hidupnya sendiri.
“To wear as many hats as we like, do as many hobbies as we please, and to voice our thoughts as loud as we can— Selamat Hari Kartini, para wanita hebat. Selalu bangga atas semua pencapaian, untuk diri sendiri atau orang banyak, yang terlihat maupun tidak, tapi pasti berdampak. ✨”


