Degil House Medan, Terus Kreatif Meski Terhalang Pandemi

88

Medan, Kovermagz – Salah satu Tea house yang berada di Jalan Sei Silau bernama Degil House, merupakan creative space Kota Medan yang sampai saat ini masih terus bertahan.

Berdiri sejak 2018 lalu, tempat ini memang mewadahi banyak aktifitas-aktifitas kreatif kaum muda di kota Medan.

Memiliki konsep yang santai seperti rumah, tempat ini banyak digunakan untuk menampung ide, konsep, dan juga kreatifitas anak muda agar terus berkarya dengan senyaman mungkin.

“aku awalnya memang ingin mencari tempat dan basecamp lah untuk kita, lalu berdirilah sebuah creatif space ini untuk kita sama-sama berproses. Terutama untuk bidang seni dan sastra, yang sering kita geluti.” ucap Citra Hasan Nasution, selaku pendiri tempat ini.

Meski Citra mengaku unit usaha di tempat ini sempat tidak jalan seperti biasanya, dan banyak event-event yang ditiadakan akibat adanya pandemi, ia percaya bahwa tetap bisa mengatasinya. “Kita sempet bener-bener close beberapa bulan pada waktu itu, karena kita juga ingin taat pada sistem dan peraturan yang ada. tapi mulai Agustus kemarin kita pelan-pelan coba untuk bangkit.” pungkas Citra.

Baca Juga:  Menikah Atau Berkarir? Ini Hal Yang Akhirnya Membuat Banyak Perempuan Dilema

Selain menyediakan berbagai minuman teh dan kopi sebagai pendamping, di bagian depan Degil house memang terdapat beberapa unit usaha yang dijual.

Ada Glatice, koleksi baju ala hippies style, yang juga menjual beberapa aksesoris seperti kalung dan gelang. Ada juga Fiore Dame, Flower bouqet yang dapat dipesan untuk berbagai kebutuhan acara.

Dimasa yang sekarang, Citra berharap kaum muda tetap ikut bertahan dalam situasi yang serba sulit ini. Karena menurutnya, sekecil apapun aksi-aksi positif yang dilakukan pasti akan membuahkan hasil.

“Aku mau kita sama-sama mencari jati diri, identitas, pengalaman, bagi temen-temen semua. Kita juga mau aktifitas di degil market ini bisa tetap terus ada menampilkan karya-karya, gak peduli gimana pun kondisi dan keadaannya” pungkas Citra.

Reporter: Jehan Erwita

Dokumentasi: Dok. Pribadi