Daftar Negara Paling Bahagia di dunia 2025, Apakah Indonesia Ada?

Dalam rangka menyambut Hari Kebahagiaan Internasional yang jatuh setiap tanggal 20 Maret 2025, PBB merilis laporan 2025 World Happiness Report. Menariknya, didalam laporan itu, lagi dan lagi, nama Finlandia kembali terpilih sebagai negara paling bahagia di dunia. 

Hal ini tentunya bukan pertama kalinya. Sebab, selama delapan tahun berturut-turut, sejak Hari Kebahagiaan Internasional mulai dirayakan pada tahun 2012, Finlandia menduduki peringkat pertama, dengan respondennya memiliki skor rata-rata sekitar 7,7 dari skala 10.

Finlandia secara konsisten unggul dalam semua faktor untuk mencapai tingkat kebahagiaan. Mengutip dari Bussiness Finland, kebahagiaan masyarakat Finlandia dihasilkan dari tingginya tingkat kepercayaan dan kebebasan, yang menurut penelitian berkontribusi pada kesejahteraan dan produktivitas.

“Kebahagiaan tidak hanya tentang kekayaan atau pertumbuhan. Ini tentang kepercayaan, hubungan atau keterhubungan, dan mengetahui bahwa orang-orang mendukung Anda,” kata CEO Gallup, Jon Clifton, dikutip dari World Happiness Report, Senin (24/3/2025).

Dalam laporan terbaru ini, PBB menggunakan data Gallup World Poll yang menghimpun survei di lebih dari 140 negara selama tahun 2022 hingga 2024. World Happiness Report sendiri adalah publikasi tahunan yang mengukur tingkat kebahagiaan di berbagai negara. 

Tak hanya Finlandia 

Selain Finlandia, negara-negara Nordik seperti Denmark, Islandia, dan Swedia, secara berurutan menempati posisi ke 2, 3, dan 4 sebagai negara paling bahagia di dunia. Negara-negara lain yang masuk dalam 10 besar termasuk Kosta Rika di peringkat 6 dan Meksiko di peringkat 10. Keduanya baru pertama kali masuk dalam daftar ini pada 2025.

Negara yang secara konsisten bahagia ini juga menduduki peringkat tinggi dalam kategori-kategori seperti ketidaksetaraan, dukungan sosial, kebebasan, dan persepsi terhadap korupsi. Dilansir dari World Happiness Report, berikut 10 negara paling bahagia di dunia pada 2025:

  • Finlandia 
  • Denmark 
  • Islandia 
  • Swedia 
  • Belanda 
  • Kosta Rika 
  • Norwegia 
  • Israel 
  • Luksemburg 
  • Meksiko 

Indonesia Peringkat Berapa? 

Untuk Indonesia sendiri, Indonesia tidak termasuk dalam daftar teratas. Negara bumi Pertiwi ini menempati peringkat 83 sebagai negara paling bahagia di dunia 2025. Padahal sebelumnya, Indonesia menjadi negara paling bahagia ke 80 dari 143 negara menurut World Happiness Report 2024 yang dirilis (20/3/2024).  Peringkat Indonesia ini masih berada di bawah negara-negara Asia lainnya, seperti Singapura, Vietnam, Malaysia, dan Thailand, yang juga masuk dalam cakupan penelitian. 

Menurut laporan tersebut, Singapura menjadi negara paling bahagia di Asia Tenggara dengan peringkat ke-34. Singapura bahkan mengungguli Jepang (55) dan Korea Selatan (58). Adapun Brunei, Laos, dan Timor-Leste tidak masuk dalam laporan tersebut. Sedangkan, Inggris dan Amerika Serikat juga mengalami penurunan peringkat, masing-masing ke posisi 23 dan 24 (posisi terendah sepanjang sejarah untuk AS).

Sementara itu, negara paling bahagia di Asia adalah Uni Emirat Arab (UEA). Negara ini berhasil menyalip Singapura yang dua tahun berturut-turut menjadi negara paling bahagia di Asia. Peringkat UEA sendiri adalah ke-21 dari 147 negara yang disurvei untuk “World Happiness Report 2025”. Adapun Afghanistan kembali menempati posisi terbawah dengan skor 1,36. Hal ini menunjukkan tingkat kepuasan hidup yang sangat rendah di tengah krisis kemanusiaan dan politik yang berkepanjangan.

Indikator negara paling bahagia di dunia 

Penelitian mengenai negara paling bahagia di dunia dilakukan Pusat Penelitian Kesejahteraan Universitas Oxford bekerja sama dengan Gallup dan jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan PBB. Pemeringkatan dilakukan berdasar beberapa indikator, seperti penilaian individu terhadap kepuasan hidup, angka PDB per kapita, dukungan sosial, harapan hidup sehat, kebebasan, kemurahan hati, dan korupsi. Pemeringkatan ini didasarkan pada penilaian lebih dari 100 ribu responden di seluruh dunia, yang dikumpulkan selama periode tiga tahun.

Baca Juga:  Rekomendasi Negara untuk Melihat Aurora Paling Indah di Dunia