
Merayakan hari Raya Idul Fitri tidak hanya identik dengan momen saling memaafkan dan bercengkrama bersama keluarga dan kerabat terdekat saja. Melainkan sebagai momen untuk mencicipi menu-menu khas yang selalu hadir setiap tahunnya. Dari hidangan yang gurih, berkuah santan, sampai kue-kue manis yang bikin susah berhenti ngemil, semuanya seperti jadi bagian wajib dari perayaan hari yang penuh berkah ini.
Menariknya, banyak dari hidangan tersebut bukan sekadar makanan biasa. Setiap menu punya cerita, tradisi, dan makna kebersamaan yang membuat suasana Lebaran terasa semakin hangat. Nah, dalam artikel ini kita akan membahas beberapa menu yang hampir selalu ada di meja makan saat Lebaran. Kira-kira apa saja hidangan yang tidak pernah absen di momen spesial ini? Yuk, kita lihat daftarnya!
Gulai
Menjadi salah satu hidangan yang selalu ada di hari lebaran. Gulai juga merupakan masakan yang sering disajikan pada hari-hari besar atau perayaan lainnya. Makanan ini terbuat dari potongan daging empuk seperti sapi, kambing, atau ayam, yang direndam dalam kuah kental campuran dari santan dan rempah-rempah. Ketika menikmati gulai di hari lebaran, sangat cocok dimakan bersama ketupat dan lontong
Lontong sayur
Biasanya lontong sayur dapat kita temui dengan mudah saat pagi hari di akhir pekan ketika banyak keluarga memutuskan untuk pergi sarapan bersama di luar rumah. Namun, lontong sayur ternyata juga sering dijadikan sebagai menu Lebaran favorit banyak orang di Hari Raya Idul Fitri loh. Masakan lontong sayur sendiri merupakan hidangan khas Minangkabau yang identik dengan kuah santan dan bumbu khas masakan Minang.
Pembuatan lontong sayur dimulai dengan memasak bumbu rempah kemudian ditambahkan santan dan sayuran. Setelah matang, masukkan lontong yang telah dipotong-potong dan lontong sayur pun siap disantap.
Opor Ayam
Salah satu menu yang hampir selalu ada saat Lebaran adalah opor ayam. Hidangan berkuah santan berwarna kuning ini biasanya disajikan bersama ketupat atau nasi hangat. Supaya makin nikmat, opor ayam sering ditemani lauk pelengkap, seperti telur rebus, kentang balado, dan kerupuk.
Menariknya, opor ayam disebut sebagai adaptasi dari masakan Kerajaan Mughal di India yang dikenal dengan nama qorma, yaitu teknik memasak daging menggunakan susu atau santan. Di Indonesia, hidangan ini kemudian berkembang dengan tambahan rempah khas seperti serai, kencur, dan kunyit. Dengan kuah santan yang gurih dan ayam yang empuk, opor ayam paling pas disantap bersama potongan ketupat dan taburan bawang goreng. Tak heran jika menu ini selalu jadi favorit saat Lebaran.
Rendang
Selain opor ayam, rendang juga menjadi menu Lebaran yang hampir selalu ada di meja makan. Hidangan khas Minangkabau dari Sumatra Barat ini terkenal hingga ke mancanegara. Nama rendang berasal dari bahasa Minang, yaitu marandang, yaitu teknik memasak daging sambil diaduk lama hingga bumbunya meresap dan mengering.
Rendang biasanya terbuat dari daging sapi yang dimasak dengan santan dan rempah-rempah khas. Saat Lebaran, hidangan ini sering disajikan bersama ketupat dan opor ayam, sehingga membuat santapan hari raya terasa semakin lengkap dan istimewa.
Ketupat
Ketupat adalah salah satu menu khas Lebaran yang wajib ada di meja makan. Makanan ini terbuat dari beras yang dibungkus dengan anyaman janur (daun kelapa muda) lalu direbus hingga padat.
Dalam budaya Jawa, ketupat juga memiliki makna simbolis dari istilah ngaku lepat, yang berarti mengakui kesalahan dan saling memaafkan. Biasanya, ketupat disantap bersama hidangan Lebaran lainnya seperti opor ayam dan rendang.
Semur Daging
Selain rendang, semur daging juga sering jadi menu favorit saat Lebaran. Hidangan ini biasanya dimasak dari malam sebelum hari raya agar bumbunya meresap dan dagingnya semakin empuk saat disantap.
Kata semur sendiri berasal dari bahasa Belanda, smoor, yang merujuk pada teknik memasak daging dengan cara direbus lama menggunakan api kecil. Di Indonesia, semur daging dimasak dengan kecap manis dan berbagai rempah sehingga menghasilkan cita rasa gurih manis yang khas.
Sambal Goreng Ati dan Kentang
Menu Lebaran berikutnya yang juga sering hadir di meja makan adalah sambal goreng hati atau sambal goreng ati. Hidangan ini biasanya dibuat dari hati dan ampela ayam yang dimasak dengan bumbu sambal serta ditambah potongan kentang. Namun, beberapa orang juga menggantinya dengan hati sapi sesuai selera.
Tak hanya saat Lebaran, sambal goreng hati juga kerap disajikan di berbagai acara spesial lainnya, seperti pesta pernikahan hingga acara arisan. Rasanya yang gurih dan sedikit pedas membuat hidangan ini cocok menjadi pelengkap menu utama.
Sayur Pepaya Muda
Menu Lebaran berikutnya adalah sayur pepaya muda dengan kuah merah. Sayur pepaya sendiri merupakan masakan yang terbuat dari olahan pepaya muda yang disajikan menggunakan kuah merah.
Masakan ini hampir mirip dengan sayur labu siam, yakni memiliki tekstur potongan sayur nan lembut dengan kombinasi bumbu kuah merah yang khas. Sayur pepaya biasanya paling nikmat ketika dihidangkan bersama dengan potongan ketupat saat Lebaran.
Sate Ayam
Sate ayam merupakan salah satu hidangan yang biasanya disajikan untuk menu Lebaran komplit. Hidangan ini terbuat dari bahan dasar potongan ayam yang dibakar menggunakan bumbu kecap dan dilumuri dengan saus kacang yang gurih dan manis.
Sebenarnya, sate ayam tidak hanya menjadi menu favorit saat momen Lebaran saja. Hidangan yang satu ini juga sering dijadikan menu andalan untuk berbagai acara dan perayaan lainnya.
Nastar
Tak cuma ketupat dan berbagai lauk-pauk pendampingnya, perayaan hari raya Idul Fitri di Indonesia juga identik dengan sajian berbagai kue dan camilan-camilan manis. Salah satu yang terpopuler dan kerap ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia adalah Nastar. Kue kering dengan isi selai nanas ini memang jadi andalan untuk menyambut berbagai perayaan seperti Lebaran.
Kastangel
Selain Nastar, kue kering lainnya yang kerap merapaikan ragam kuliner khas Lebaran di Indonesia adalah Kastangel. Jika kue Nastar lebih identik dengan rasa manis, Kastangel memiliki rasa yang lebih gurih dan asin karena kandungan keju yang digunakan untuk membuat kue kering khas Lebaran satu ini. Bersama dengan Nastar dan berbagai kue kering lainnya, Kastengel kerap dijadikan parcel Lebaran untuk diberikan kepada kerabat atupun sahabat terdekat.


