Ciri-Ciri Alergi Dingin yang Sering Diabaikan

Alergi dingin atau urtikaria dingin merupakan reaksi tubuh terhadap suhu rendah yang menyebabkan munculnya gejala tertentu pada kulit maupun sistem tubuh. Kondisi ini sering kali dianggap sepele, padahal jika tidak ditangani dengan benar dapat memicu reaksi serius, terutama pada orang dengan sensitivitas tinggi terhadap suhu dingin.

Secara umum, alergi dingin terjadi ketika tubuh mengeluarkan histamin sebagai reaksinya terhadap temperatur dingin. Histamin adalah senyawa kimia yang dibuat sistem imun sebagai respon terhadap alergen (bahan atau senyawa yang menyebabkan alergi.

Menurut American Academy of Dermatology, alergi dingin lebih sering terjadi pada dewasa muda, tetapi bisa dialami siapa saja. Sayangnya, banyak penderita baru menyadari kondisi ini setelah gejala muncul berulang.

Penasaran dengan ciri-ciri seseorang mengalami alergi dingin? Simak selengkapnya di bawah ini!

Pembengkakan pada Wajah dan Tangan

Alergi dingin dapat menyebabkan pembengkakan ringan hingga sedang pada bagian tubuh yang terpapar langsung, terutama wajah, bibir, dan tangan. Pada beberapa kasus, pembengkakan bisa cukup parah hingga membuat sulit berbicara atau menggenggam sesuatu.

Kulit Gatal dan Merah 

Salah satu tanda paling umum dari alergi dingin adalah kulit yang gatal atau muncul ruam merah setelah terpapar suhu dingin. Hal ini biasanya terjadi pada bagian tubuh yang langsung terpapar udara dingin, seperti wajah, tangan, atau kaki.

Kulit bisa terasa iritasi dan merah, serta membengkak dalam beberapa kasus. Jika kamu sering merasakannya setelah berada di luar ruangan yang dingin atau berada dalam ruangan dengan suhu rendah, kamu mungkin perlu memperhatikan gejala ini.

Hidung Tersumbat atau Mengi

Alergi dingin juga bisa mempengaruhi saluran pernapasan. Hidung yang tersumbat, bersin, atau bahkan mengi (suara napas berbunyi) bisa menjadi tanda kamu sensitif terhadap perubahan suhu yang dingin. Gejala ini seringkali mirip dengan gejala flu, namun disebabkan oleh perubahan suhu atau udara dingin yang masuk ke dalam tubuh.

Pusing atau Sakit Kepala

Tidak jarang orang yang mengalami alergi dingin merasa pusing atau bahkan sakit kepala setelah terpapar suhu dingin. Kondisi ini bisa disebabkan oleh penurunan aliran darah ke bagian tubuh tertentu karena perubahan suhu, atau bisa juga sebagai efek dari saluran pernapasan yang terganggu.

Rasa Panas dan Perih Setelah Suhu Normal Kembali

Setelah berpindah ke tempat yang lebih hangat, sebagian orang merasakan sensasi terbakar atau perih di area yang sebelumnya terkena dingin. Ini merupakan tanda bahwa sistem imun tubuh sedang bereaksi terhadap perubahan suhu ekstrem.

Sesak Napas atau Batuk

Alergi dingin dapat menyebabkan gangguan pernapasan, seperti batuk atau sesak napas, terutama jika udara dingin menyebabkan saluran udara menjadi teriritasi. Jika kamu merasa kesulitan bernapas atau batuk terus-menerus setiap kali terpapar suhu dingin, bisa jadi ini adalah tanda alergi dingin.

Baca Juga:  Catat! Ini 7 Sayuran Lebih Sehat Dimakan Mentah