Cara Mendapatkan Glass Skin yang Sehat: Bukan Sekadar Tren! Ini Rahasia Kulit Glowing Menurut Dokter Kulit

Dalam beberapa tahun terakhir, istilah glass skin semakin populer di dunia kecantikan. Tren yang berasal dari Korea Selatan ini identik dengan kulit yang tampak bening, lembap, halus, dan memantulkan cahaya layaknya permukaan kaca.

Banyak orang kemudian berlomba-lomba membeli berbagai produk skincare dengan harapan bisa memperoleh tampilan kulit tersebut. Bahkan, tidak sedikit yang mengikuti rutinitas skincare hingga 10 langkah karena percaya itulah rahasia utama glass skin.

Namun, apakah glass skin benar-benar bisa didapat?

Jawabannya adalah bisa didekati, tetapi bukan berarti setiap orang akan memiliki hasil yang sama. Menurut para dermatolog, glass skin bukanlah kondisi kulit yang sempurna tanpa pori-pori atau tanpa noda. Sebaliknya, glass skin menggambarkan kulit yang sehat, terhidrasi dengan baik, memiliki tekstur yang halus, warna kulit merata, serta mampu memantulkan cahaya secara alami karena lapisan kulit berada dalam kondisi optimal.

Dengan kata lain, tujuan utama bukan mengejar kulit “sempurna”, melainkan membangun kesehatan kulit dari dalam dan luar.

Apa Itu Glass Skin?

Glass skin adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kulit yang terlihat sangat sehat, lembap, kenyal, dan bercahaya. Konsep ini berasal dari filosofi perawatan kulit Korea yang lebih menitikberatkan pada pencegahan kerusakan kulit dibanding menutupi masalah dengan riasan.

Berbeda dengan anggapan yang beredar di media sosial, glass skin bukan berarti kulit harus benar-benar mulus tanpa pori. Faktanya, setiap orang memiliki pori-pori sebagai bagian alami dari struktur kulit. Yang bisa dilakukan adalah membuat tampilannya tampak lebih halus dengan menjaga kebersihan kulit, mengontrol produksi minyak, dan mempertahankan skin barrier tetap sehat.

Inilah alasan mengapa banyak dokter kulit lebih menyarankan masyarakat untuk fokus pada kulit sehat daripada mengejar standar kecantikan yang tidak realistis.

Ciri-Ciri Glass Skin yang Sehat

Sebelum mencoba mendapatkannya, penting memahami seperti apa karakteristik glass skin.

Kulit yang sehat umumnya memiliki ciri-ciri berikut.

– Terasa lembap, bukan berminyak berlebihan.

– Permukaan kulit tampak halus.

– Warna kulit terlihat lebih merata.

– Skin barrier tetap kuat.

– Tidak tampak kusam.

– Elastisitas kulit terjaga.

– Kulit memantulkan cahaya alami tanpa bantuan highlighter.

Perlu diingat, seseorang yang masih memiliki bekas jerawat atau pori yang terlihat tetap bisa memiliki kulit yang sehat. Karena itu, jangan mudah membandingkan kondisi kulit sendiri dengan foto yang telah melalui proses editing atau filter media sosial.

Cara Mendapatkan Glass Skin Menurut Dokter Kulit

  1. Bersihkan Wajah dengan Lembut

Langkah pertama adalah menggunakan pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit. Hindari sabun yang membuat kulit terasa kaku atau sangat kering setelah mencuci wajah.

Membersihkan wajah dua kali sehari sudah cukup bagi sebagian besar orang. Terlalu sering mencuci wajah justru dapat menghilangkan minyak alami yang dibutuhkan kulit.

  1. Fokus Memperbaiki Skin Barrier

Banyak orang terlalu sibuk mengejar kulit glowing hingga lupa memperhatikan kondisi skin barrier. Padahal, skin barrier merupakan lapisan pelindung kulit yang berfungsi menjaga kelembapan sekaligus melindungi kulit dari iritasi, polusi, dan bakteri.

Jika skin barrier rusak, kulit biasanya akan terasa kering, mudah kemerahan, perih saat menggunakan skincare, hingga lebih rentan berjerawat. Untuk membantu menjaga skin barrier, pilih produk yang mengandung ceramide, glycerin, panthenol, atau squalane.

  1. Gunakan Serum Sesuai Masalah Kulit

Serum bukan sekadar produk tambahan, tetapi dapat membantu mengatasi masalah kulit tertentu. Beberapa kandungan yang sering direkomendasikan dermatolog meliputi:

  • Vitamin C untuk membantu menyamarkan kulit kusam.
  • Niacinamide untuk membantu meratakan warna kulit.
  • Hyaluronic Acid untuk menjaga hidrasi.
  • Peptide untuk membantu menjaga elastisitas kulit.
  • Tidak semua kandungan harus digunakan bersamaan. Pilih sesuai kebutuhan kulit agar risiko iritasi dapat diminimalkan.
  1. Pelembap Adalah Kunci Glass Skin

Salah satu kesalahan yang masih sering terjadi adalah menganggap pelembap hanya dibutuhkan oleh pemilik kulit kering. Padahal, semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak, tetap memerlukan pelembap. Produk ini membantu menjaga kadar air di dalam kulit sehingga wajah tampak lebih kenyal dan sehat.

Pilih pelembap dengan tekstur yang sesuai dengan jenis kulit agar terasa nyaman digunakan setiap hari.