Bioskop Di Jakarta Dikabarkan Buka Pada Tanggal 14 September. Bagaimana Daerah Lainnya?

Bioskop Di Jabodetabek Menjadi Kunci Bagi Daerah-Daerah Lainnya

Pemerintah sudah menurunkan level PPKM Jabodetabek menjadi level 3 dari sebelumnya di level 4. Namun, penurunan level itu tidak otomatis membuat bioskop langsung buka. Kalangan pelaku usaha pun mempertanyakan kapan operasional bioskop bisa kembali jalan.

“Dari level 4 turun ke level 3, tenyata ketik turun jadi 3 masih nggak boleh. Kita nggak tahu nanti turun ke level 2 pun apa sudah bisa. Standar-standar regulasi ini yang kita pertanyakan,” katanya.

Ia pun belum mendapat informasi awal kapan bioskop boleh beroperasi. Padahal, kalaupun nantinya diizinkan maka perlu ada sejumlah persiapan, tidak serta merta langsung bisa jalan.

“Bioskop bukan kaya toko, pas buka tinggal rolling door naikkan ke atas, lap-lapin (barang) hidup lampu, hidup AC, kan nggak kaya gitu,” kata Djonny.

Saat ini memang ada daerah yang sudah mengizinkan bioskop buka, yakni Kota Semarang yang sudah turun menjadi PPKM level 2. Namun kendala di lapangan bukan berarti selesai. Salah satu permasalahannya adalah soal ketersediaan film. Sutradara lokal belum berani untuk berinvestasi di bioskop saat ini, begitu pun dengan film-film asing.

“Semarang termasuk wilayah daerah sementara suruh buka, filmnya dari mana? keterkaitan dengan film, kalau film belum masuk, kita nggak bisa berbuat apa-apa, karena mereka orang dagang, AS juga bukan orang bodoh, ngerti mereka marketing di Indonesia seperti apa,” jelasnya.

 

Baca Juga:  Makanan Sisa Sayang Dibuang, tetapi Aman Tidak Jika Dipanaskan Berkali-kali?

Pemerintah DKI Jakarta Belum Berencana Membuka Bioskop

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) menyatakan bahwa pihaknya belum berencana membuka bioskop dalam waktu dekat. Sementara, mal, restoran, kafe dan tempat wisata sudah dibuka di Ibu Kota.

“Bioskop mungkin belum ya, sabar ya,” kata Ariza di Balai Kota, Jakarta, Rabu (8/9/2021).

Dia berasalan bahwa pembukaan sejumlah sektor akan dilakukan secara bertahap selama masa PPKM level 3. “Bertahap ya ada tahapannya,” jelasnya. Ia mengatakan bahwa pemprov DKI telah melonggarkan sektor pariwisata seperti kafe dan mal.

“Kan kita sudah membuka kafe, restoran, pariwisata kemudian nanti tahapan-tahapan berikutnya ya,” ujarnya.