Bahasa Cinta, Penting ! Demi Keutuhan Hubungan.

14

Medan, KoverMagz – Apa bahasa cintamu ? Bagaimanakah anda mengungkapkannya? Yup ! Bahasa cinta sungguh sangat penting dalam keharmonisan hubungan entah kepada pasangan hidup, saudara kandung, teman atau siapa pun yang anda anggap dekat dengan anda. Lantas bagaiamanakah anda mengutarakannya saat terjadi kesalahan yang disengaja maupun tidak. Atau apakah bahasa cinta tersebut sama sam sekali belum pernah anda terapkan. Mari mulai menerapkan bahasa cinta kepada orang yang kamu sayangi agar orang tersebut bisa merasakakan ketulusanmu dan menganggap bahwa dirinya cukup penting bagimu dengan cara berikut :

1. “Saya salah”

Sebutkan kesalahannya untuk menunjukkan bahwa kamu menerima kesalahan yang kamu perbuat. Mengatakan bahwa kamu salah menandakan bahwa kamu menerima tanggung jawab atas tindakan yang kamu perbuat.

2. “Bagaimana saya dapat memperbaikinya?”

Kalimat ini akan menekankan bahwa kamu benar-benar menyesal dan ingin menebus kesalahanmu. Membuat ganti rugi berarti berkomitmen untuk menemukan cara untuk mengoreksi kesalahanmu.

3. Langsung ke akar permasalahan

Ungkapakan kekesalan apa yang ada dalam benakmu begitu juga dengan orang tersebut. Turunkan ego masing-masing agar dapat menemukan akar pemasalahnnya

4. Jangan menyalahkan situasi orang lain

Menyalahkan situasi orang lain berarti mencari pembenaran alih-alih sebagai pembelaan diri. Ini artinya, Anda tidak bersungguh-sungguh meminta maaf dan tidak bertanggung jawab karenanya.

Baca Juga:  BCP Adakan Bukber, Hadirkan Pemateri Workshop Photography dan Model Berkelas

5. “Saya akan berubah”

Kalimat ini terdengar seperti janji palsu. Namun ketika kamu menjelaskan bagaimana kamu bisa berubah akan meyakinkan orang tersebut bahwa kamu benar-benar akan berubah. Jangan buat alasan apapun atas kesalahanmu dan rencanakan perbuatan yang lebih baik dan spesifik.

6. Ekspresi penyesalan

Katakan minta maaf dengan sungguh-sungguh dan penuh penyesalan. Maaf yang tulus penting untuk permintaan maaf yang efektif. Dengan mengatakannya secara tulus, pasangan bisa terkejut bagaimana seseorang berjuang menelan harga diri mereka dan mengungkapkan penyesalan.

7. Meminta pengampunan

Yang perlu anda pahami disini ialah anda perlu bersabar dalam menanti penerimaan maaf dari orang lain. Karena sebesar kecil apapun kesalahan yang kita perbuat, hal tersebut tidak akan bisa dilupakan secepatnya. Orang lain butuh waktu untuk mencerna dan menenangkan hati dan pikirannya di balik permintaan maafmu karena pengampunan yang tulus pasti membutuhkan waktu.

 

Penulis : Annette Thresia Ginting

Sumber : Berbagai sumber