7 Fakta Seputaran Squid Game

54

 

4. Menyoroti Masalah Kapitalisme

Hwang mengatakan kepada The Sunday Times bahwa dia ingin menyoroti realita keadaan  keluarga Korea sebanyak mungkin selama serial tersebut — jadi, selama episode terakhir, dia menggunakan laporan berita-berita dari kehidupan nyata.

Serial ini menyampaikan pesan ironi yang dimana Sang Kapitalis memiliki niat membantu dan mensejahterakan hidup masyarakat yang memiliki masalah ekonomi dan kemiskinan. Namun mereka diposisikan pada suatu permainan hidup-mati nan keji, dimana terkadang untuk bersaing untuk bertahan hidup mereka harus memakai cara-cara brutal dan sampai harus mencelakakan manusia lain.

 

 

5) Ada 6 Permainan Yang Diikuti 456 Peserta

 

 

Ada enam permainan yang harus diikuti oleh para kontestan, yang semuanya didasarkan pada permainan anak-anak pKorea.

Yang pertama adalah Lampu Merah Lampu Hijau. Mereka yang tertangkap sedang bergerak selama ‘lampu merah’ ditembak mati.

Permainan kedua adalah menggigit bentuk – baik lingkaran, segitiga, bintang atau payung – dari permen honeycomb Dalgona. Mereka yang tidak sempurna bentuknya akan dibunuh.

Baca Juga:  Berpenghasilan Tertinggi, 6 Selebriti ini Sukses Menjadi YouTuber

Permainan ketiga adalah tarik tambang. Tiap tim terdiri dari 10 orang. Seluruh peserta di tim yang kalah di setiap putaran jatuh ke kematian mereka.

Permainan keempat adalah permainan berpasangan. Tiap pasangan bermain dengan kelereng. Yang kalah akan terbunuh.

Permainan kelima adalah permainan menyeberang jembatan. Namun setiap pemain harus melompat di salah satu dari dua panel kaca tetapi hanya satu yang cukup kuat untuk menahannya. Mereka yang melompat ke panel yang salah tentu akan mati.

Permainan keenam dan terakhir adalah Squid Game. Pemain pertama (penyerang) harus  memasuki lapangan berbentuk cumi-cumi, melewati pemain kedua (bertahan), dan kemudian mengetuk suatu area di dalam kepala cumi-cumi dengan kakinya penanda kemenangan.