5 Ciri Produk Makeup Kedaluwarsa, Apa saja?

Pernahkah terlintas dibenak anda bagaimana ciri-ciri produk yang kadaluwarsa? Bisa dibilang produk makeup sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan para wanita. Sering kali lebih dari satu jenis produk makeup dibeli, meskipun warna atau fungsinya tidak jauh berbeda antara satu sama lain. 

Alhasil beragam produk banyak menumpuk di lemari makeup. Saking banyaknya produk yang dimiliki membuat kita lupa untuk mengecek masa berlakunya. Padahal, mengecek masa berlaku makeup sangatlah penting untuk menghindarimu dari beragam efek sampingnya. Yap, makeup yang sudah tidak layak pakai bisa menyebabkan iritasi dan jerawat. Nah biar hal ini tak terjadi, berikut ini kami paparkan ciri-ciri produk makeup kedaluwarsa. Simak!

Perubahan Bau

Salah satu tanda yang paling mudah dikenali adalah aroma produk yang tidak lagi sama seperti saat pertama kali dibeli. Mengutip Cleveland Clinic, jika produk riasan mulai tercium aroma bahan kimia yang tajam atau bau asam yang tidak sedap, itu merupakan tanda kuat bahwa produk tersebut sudah tidak layak pakai dan harus segera diganti.

Perubahan Tekstur

Baca Juga:  Catat! 5 Bahan Pakaian yang Bisa Memicu Bau Badan

Tekstur produk yang berubah juga menjadi sinyal penting untuk kamu perhatikan. Tandanya seperti bedak yang menggumpal, eyeliner yang kering atau kasar, atau cairan yang terpisah dalam foundation atau krim adalah tanda bahwa produk makeup sudah sudah rusak.

Perubahan Kegunaan

Ciri produk makeup kedaluwarsa selanjutnya adalah dilihat dari perubahan kegunaannya. Jika maskara yang kamu gunakan sudah mengering dan menggumpal atau blush on yang sudah tidak tercampur dengan baik, artinya produk tersebut sudah kehilangan efektivitasnya dan harus dibuang.

Perubahan Warna

Warna produk yang memudar atau berubah menjadi lebih gelap biasanya disebabkan oleh proses paparan udara yang merusak stabilitas bahan. Saat bedak, foundation mulai terlihat pudar, lebih gelap, atau berwarna jingga artinya mungkin sudah kedaluwarsa.

Pemisahan Lapisan

Pada produk berbentuk cair atau krim, mungkin akan melihat adanya lapisan minyak atau air yang terpisah. Laman Allure mengatakan, pemisahan bahan-bahan ini menandakan bahwa sistem pengawet dalam produk sudah tidak bekerja secara optimal, sehingga produk tersebut menjadi lebih rentan terhadap kontaminasi kuman.