-
Didikan Orang Tua
Didikan orangtua atau pola asuh berperan cukup penting dalam perkembangan tumbuh kembang anak, khususnya dalam hal membangun karakter anak. Apabila orangtua terlalu memanjakan sang anak, overprotective, dan terus menerus ikut campur terhadap apa yang tengah sang anak alami. Hal tersebut akan membuat anak menjadi ketergantungan pada orangtuanya, sehingga akan sulit bagi anak dalam memutuskan segala sesuatunya. Oleh karena hal inilah, tak heran bila generasi muda saat ini mendapat julukan generasi stroberi.
-
Labelling atau Panggilan yang Diberikan Orangtua
Penyebab munculnya generasi stroberi selanjutnya adalah pemberian labelling atau sebutan yang orangtua ucapkan. Tiap orangtua kerap kali memberikan pemberian labelling kepada anak. Baik itu yang positif maupun yang negatif, pemberian labelling itu mampu memberikan dampak yang luar biasa, apalagi jika kerap kita lakukan secara berulang.
Contohnya, menyebut anak dengan si bodoh, pemalas, lamban, tidak becus dan sebagainya akan berefek pada pola pikir anak di masa mendatang. Sang anak nantinya dapat merasa insecure dan enggan berjuang mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Begitu pula sebaliknya dengan labelling yang memiliki makna positif seperti anak paling pintar, anak hebat, dan lainnya akan membuat anak cenderung besar kepala dan merasa selalu benar. Sehingga mereka cenderung sulit menerima kenyataan jika di luaran sana ada anak-anak lainnya yang lebih hebat dari mereka. Tak jarang, labelling positif yang satu ini juga bisa membuat anak terlalu percaya diri dan menjadi egois.
Inilah informasi tentang generasi stroberi. Setelah mengetahuinya, apakah anda termasuk generasi tersebut? Semoga artikel ini bermanfaat dan tetap semangat!


