Tourism Malaysia Hadirkan Promo Kesehatan Malaysia Untuk Tahun 2020-2021

49

Medan, Kovermagz – Sejak tanggal 7 September 2020 Negara Malaysia telah membatasi kunjungan dari Indonesia, menambahi lima puluhan negara lain yang sebelumnya telah ada di daftar negara-negara yang menutup pintu bagi warga Indonesia, akibat lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. Namun seiring dengan peningkatan pengendalian Covid-19 secara global, kita berharap lalu-lintas penerbangan internasional semakin lancar di masa jangka pendek ini. 

Seperti yang diungkapkan oleh Konsul Pelancongan Malaysia, Direktur Tourism Malaysia Medan, Hishamuddin Mustafa pada sesi web seminar Tourism Malaysia Medan Malaysia Healthcare Promo 2020-2021” pada hari Jumat 13 November 2020, Pemerintah Malaysia mengakui akan mempertimbangkan koridor perjalanan terbatas bagi Indonesia atau yang biasa disebut ‘travel bubble’ pada tahun 2021 mendatang jika pemerintah Indonesia mampu menekan angka penyebaran COVID-19 secara signifikan. Tampil sebagai moderator webinar tersebut, Hishamuddin membuka webinar dengan penuh semangat dan optimis bahwa dunia pariwisata akan segera pulih.    

Web Seminar Tourism Malaysia Medan Malaysia Healthcare Promo 2020-2021” didukung oleh Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia (WBI), dan Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) bersama beberapa rumah sakit ternama di Malaysia, seperti Sunway Medical Centre, Institut Jantung Negara (IJN), Regency Specialist Hospital Johor Bahru, Prince Court Medical Centre, dan KPJ Healthcare Berhad. Program-program kesehatan yang ditawarkan oleh rumah-rumah sakit ternama tersebut dipresentasikan oleh:

  1. Farah Delah, Direktur Market Development (Indonesia) Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC)
  2. Robby, Medan Representative Office Sunway Medical Centre Malaysia
  3. Hizami Aizat, Country Manager Institut Jantung Negara (IJN)
  4. Quek Choon Yen, Assistant Director International Marketing Regency Specialist Hospital Johor Bahru
  5. Mohd. Riza WD, Manager International Marketing Prince Court Medical Centre
  6. Rismayani Puspita Sari, Senior Corporate Executive KPJ Healthcare Berhad

Acara ini juga disertai sebanyak 149 orang yang juga dihadiri oleh Konsul Malaysia di Pekanbaru, Puan Wan Nurshima Wan Jusoh, Sekretaris ASITA Sumatera Utara, Surya Salim, Ketua ASTINDO Sumatera Selatan, Welly Gunawan, dan penggiat-penggiat industri pariwisata (ASITA, ASTINDO, ASPPI), media, akademisi, hingga umum dari kota Medan, Padang, Pekanbaru, Aceh, Palembang, Batam, Lampung, hingga Pulau Jawa. 

Diinformasikan dalam webinar ini bahwa Pemerintah Malaysia memberlakukan persyaratan ketat bagi pasien asing yang ingin berobat ke Malaysia, seperti harus memiliki kondisi kesehatan yang sudah lulus tes PCR COVID-19 di 3 hari sebelum keberangkatan dan hanya untuk tujuan ke rumah sakit yang terdaftar di bawah keanggotaan MHTC. Terdapat 76 rumah sakit yang terdaftar di bawah keanggotaan MHTC, namun rumah sakit yang bisa menerima pasien saat ini yaitu : 

  1. Sunway Medical Centre
  2. KPJ Damansara Specialist Hospital
  3. KPJ Ampang Puteri Specialist Hospital
  4. Sophea Fertility
  5. Gleneagles Kuala Lumpur
  6. Pantai Hospital Kuala Lumpur
  7. Institut Jantung Negara
  8. Prince Court Medical Centre
  9. Thomson Hospital Kuala Lumpur
  10. Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur
  11. Sunfert International
  12. Mahkota Medical Centre
  13. Regency Hospital
  14. KPJ Johor Specialist
  15. Gleneagles Medini
  16. Alpha IVF & Women’s Specialists

*Daftar rumah sakit sewaktu-waktu dapat berubah

Pasien dari Indonesia yang ingin berobat ke Malaysia, dapat langsung menghubungi rumah sakit anggota MHTC dan jika memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi perwakilan MHTC Indonesia di alamat email callcentre.IDN@mhtc.org.my dan dapat menghubungi via whatsapp – 081289710029, pihak perwakilan  MHTC Indonesia dapat membantu memberikan info proses masuknya Wisatawan Kesehatan (Pasien) ke Malaysia.

Dalam presentasinya, Direktur Market Development (Indonesia) Malaysia Healthcare, Farah Delah Suhaimi menyampaikan bahwa pada 19 Juni 2020 yang lalu, Senior Minister (Security) Yb Dato’ Sri Ismail Sabri Bin Yaakob telah mengumumkan Malaysia meraih gelar ‘Health and Medical Tourism: Destination of The Year’, dengan 1,3 juta wisatawan kesehatan (60% pasien Indonesia). Penghargaan ini semakin memperkuat status Malaysia sebagai destinasi wisata kesehatan di mata dunia.

Namun saat ini sampai waktu yang belum diketahui, memang masih ada batasan-batasan bagi masuknya wisatawan kesehatan (pasien) dari Indonesia untuk berobat, dimana SOP yang berlaku adalah: “Pasien dan pendamping wajib menjalani karantina 14 hari di rumah sakit yang dituju. Pasien dan pendamping wajib menjalani 3x test PCR/swab (tes ke-1, 3 hari sebelum tiba di Malaysia, tes ke-2 saat tiba di Malaysia dan tes terakhir di hari ke-13 karantina).  Untuk pasien dewasa diperkenankan 1 orang pendamping, pasien anak-anak/pediatrik dibawah usia 12 tahun diperkenankan maksimal 2 orang pendamping. Untuk moda transportasi yang dibenarkan untuk saat ini adalah pesawat khusus/private jet atau ambulans udara dan chartered kapal feri. Rumah sakit anggota MHTC akan menyediakan transportasi langsung dari terminal kedatangan sampai menuju ke rumah sakit”, jelasnya. 

Untuk memeriahkan suasana, pada akhir acara ini diadakan sesi Lucky Spin, dengan hadiah lebih dari 18 juta rupiah berupa paket data 15 GB / IDR100,000 dari Tourism Malaysia Medan untuk 5 pemenang, 2 voucher 3D Mammogram KPJ Ampang Puteri masing-masing senilai IDR1,056,300 (RM300.00), 3 voucher Medical Check-up Regency Specialist Hospital masing-masing senilai IDR1,760,500 (RM500.00), 3 voucher Medical Check-up Sunway Medical Centre masing-masing senilai IDR2,109,079 (RM599.00), dan 2 voucher Heart Screening di Institut Jantung Negara (IJN) masing-masing senilai IDR2,640,750 (RM750.00), dengan masa berlaku untuk semua voucher adalah sampai dengan 31 Desember 2021.

Di akhir acara, Hishamuddin Mustafa mengucapkan terima kasih kepada audience yang sudah mengikuti acara Dream Now Travel Later 2021 – Malaysia Healthcare Promo 2020-2021, rumah sakit dari Malaysia yang telah memberi hadiah-hadiah menarik dan semua pihak yang terlibat dalam mensukseskan program ini. Beliau juga mengajak peserta untuk terus mengikuti webinar series lainnya bersama negeri Johor, Langkawi, Selangor, dan lainnya hanya di Webinar Dream Now Travel Later 2021, dengan hadiah-hadiah yang lebih menarik dan sayang untuk dilewatkan.

Akhir kata Hishamuddin berharap kedua negara Indonesia dan Malaysia mampu menekan laju penularan Covid-19 tahun ini, sehingga tahun 2021 industri pariwisata dunia kembali berjaya. Follow FB dan Instagram Tourism Malaysia Medan untuk info-info program dan destinasi wisata Malaysia.

TOURISM MALAYSIA MEDAN

Baca Juga:  India at the Centre of Fight Against COVID-19

c/o Consulate General of Malaysia

Jl. Diponegoro No.43

Medan 20152

Tel: 061 4523192

Penulis: Elsa Malona

Gambar: Dok. Pribadi