
Nama Tasya Farasya mungkin sudah tidak asing lagi bukan di telinga? Pasalnya, ia dikenal sebagai salah satu influencer ternama di bidang kecantikan. Kariernya meroket tajam berkat konten tutorial make up dan skincare yang banyak diikuti oleh pengguna media sosial.
Ditambah lagi, Tasya Farasya sedang diterpa isu miring mengenai rumah tangganya. Tersiar kabar bahwa wanita kelahiran 25 Mei 1992 itu diketahui telah resmi menggugat cerai sang suami, Ahmad Assegaf, ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Jumat (12/9) secara e-court. Kabar ini sontak saja mengejutkan masyarakat utamanya para penggemarnya.
Sidang perdana perceraian Tasya Farasya dengan Ahmad Assegaf akan dilaksanakan pada 24 September mendatang. Sayangnya, pihak Pengadilan Agama Jakarta Selatan enggan mengungkapkan ihwal penyebab Tasya Farasya mengajukan gugatan cerai.
“Untuk isi gugatan kami tidak bisa menyampaikan,” ujar Dede Rika Nurhasanah selaku humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan ditemui pada Senin (15/9).
Kendati demikian, dibalik isu miring tersebut, saudara kembar Tasyi Atashyi itu dikenal memiliki berbagai bisnis di beberapa sektor. Nah lantas apa sajakah itu? Dalam artikel kali ini tim kovermagz akan membahasnya untuk anda. Simak selengkapnya disini! Berikut daftar sumber kekayaan Tasya Farasya yang menarik untuk diketahui.
Daftar sumber kekayaan Tasya Farasya
Mother of Pearl
Pengaruhnya yang besar di dunia kecantikan mendorong Tasya Farasya untuk merintis bisnis di bidang kecantikan. Pada 2021, Tasya Farasya sukses meluncurkan Mother of Pearl (MOP), brand kecantikan lokal. Produk yang ditawarkan tidak hanya dikenal karena kualitasnya. Harga produknya juga kompetitif sehingga mampu berkembang pesat. Sebagian besar produknya juga mudah ditemukan di sejumlah toko kecantikan dan e-commerce. Mother of Pearl menjadi salah satu sumber kekayaan Tasya Farasya yang utama di dunia bisnis.
Golden Black Coffee
Selain bisnis kecantikan, Tasya juga menekuni bisnis di bidang food and beverage (F&B) melalui Golden Black Coffee. Bisnis coffee shop yang dimilikinya berawal dari kecintaan Tasya pada minuman kopi.
Golden Black Coffee menawarkan berbagai hidangan kopi dengan formula khas Tasya Farasya. Selain kopi, Golden Black Coffee juga menyediakan menu non kopi dan aneka pastry yang cocok dinikmati dengan kopi. Golden Black Coffee memiliki banyak cabang yang tersebar di Jakarta.
Konten di YouTube
Sebagai kreator konten ternama, sumber kekayaan Tasya Farasya juga berasal dari penghasilannya di platform YouTube. Kariernya sebagai influencer berasal dari kanal YouTube miliknya. Ia banyak membagikan video berisi ulasan produk, tutorial make up, tips perawatan diri, hingga kehidupan pribadinya. Kerja keras dan konsistensinya mengembangkan konten seputar kecantikan membawa keuntungan besar.
Hingga saat ini, kanal YouTube pribadinya telah memiliki 4,26 juta subscribers. Tasya bukan hanya mengukuhkan posisinya sebagai beauty influencer ternama, tetapi juga memperoleh penghasilan sebagai seorang kreator konten tersebut.
Endorsement
Selain dari YouTube dan bisnis, Tasya juga mendapatkan penghasilan besar dari aktivitas di media sosialnya. Akun Instagram pribadinya memiliki lebih dari 7,1 juta pengikut dan TikTok mencapai 4,3 juta pengikut menjadi magnet bagi berbagai merek untuk menjalin kolaborasi. Dengan jumlah audiens yang besar, bayaran endorsement Tasya diperkirakan bisa mencapai ratusan juta rupiah untuk satu kali unggahan.
Citra Tasya Farasya sebagai seorang beauty influencer membuat dirinya juga banyak mendapatkan tawaran kerja sama dari berbagai brand ternama, terutama di bidang kecantikan. Slogan ikoniknya “Tasya Farasya approved” dapat membawa pengaruh besar bagi reputasi produk yang direkomendasikannya. Ia juga kerap dipercaya sebagai brand ambassador produk kecantikan maupun gaya hidup, bahkan melakukan kerja sama dengan berbagai merek ternama baik lokal maupun internasional.
Demikian deretan sumber kekayaan Tasya Farasya yang dibangun melalui pengaruhnya di dunia kecantikan. Semoga bermanfaat!


